Banyak Mal Kini Pasang Pagar Tinggi, Mendag Buka Suara

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Menteri Perdagangan Budi Santoso buka bunyi soal gempar banyak mal sekarang memasang pagar tinggi-tinggi di beberapa daerah. Dia menegaskan pemasangan pagar tinggi itu tidak ada kaitannya dengan rumor keamanan.

Hal ini diungkapkannya usai melakukan kordinasi dengan sejumlah asosiasi pelaku usaha, mulai dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), hingga Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Berdasarkan catatan detikcom, setidaknya terdapat beberapa mal nan memasang pagar besi tinggi di Surabaya, kemudian teranyar mal Kota Kasablanka (Kokas) juga memasang pagar serupa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oh nggak, nggak ada masalah (keamanan), nggak ada. Kita dari koordinasi dengan Apindo, dengan APPBI nggak ada masalah kok, nggak ada rumor itu," ujar Budi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Jumat (37/7/2026).

Adapun saat ditanya soal argumen dari pengusaha memasang pagar tersebut, Budi mengatakan tidak mengetahui persisnya.Dia kembali menegaskan pemasangan pagar itu tidak ada kaitannya dengan rumor keamanan alias rumor apapun.

"Ya saya juga nggak tahu persis ya tapi kemarin koordinasi dengan kayak APPBI ya, Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia, nggak ada masalah kok nggak ada rumor apa-apa. Nggak ada rumor mengenai ya apa pun nggak ada. Aman-aman aja nggak ada masalah," kata Budi.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menjelaskan langkah pemasangan pagar dilakukan beberapa mal untuk menertibkan arus keluar masuk visitor pusat perbelanjaan tersebut. Jika tidak dipagari, dia menilai visitor bisa keluar masuk pusat perbelanjaan dari perspektif mana saja nan berisiko membahayakan lampau lintas.

"Sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk agar lebih menertibkan gitu loh, arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan visitor bisa masuk dari mana saja, bisa keluar dari mana saja begitu. Sehingga itu kan membahayakan lampau lintas sekitar," ujar Alphonzus di instansi Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026) kemarin.

Menurut Alphonzus pemasangan pagar di mal bukan perihal baru di Indonesia. Menurutnya, banyak juga mal nan sejak awal memasang pagar sejak awal pembangunannya.

Selain itu, dia mengatakan pagar ini sering kali dipasang pada mal nan berada di pusat kota nan dilintasi alias menjadi titik demonstrasi. Karenanya, Alphonzus menilai pagar besi ini menjadi salah satu langkah pengamanan dari pengelola mal.

"Jadi saya kira itu juga sekalian untuk bisa memberikan satu, apa ya, pemisah pengamanan lah begitu terhadap demonstrasi-demonstrasi nan suka berjalan begitu ya," pungkas Alphonzus.

Berdasarkan catatan detikcom, terlihat pagar tinggi nan dipasang pada area depan Mal Kota Kasablanka (Kokas). Pagar nan ada di Mal Kokas punya tinggi sekitar 2,5 meter dan berwarna abu-abu. Dari pantauan detikcom, pagar nan terpasang baru sekitar 100 meter saja, tepatnya dari dekat pintu masuk depan mobil hingga dekat area pintu keluar mobil.

Selain itu, sejumlah mall di bawah kelolaan Pakuwon Group di Surabaya juga lebih dulu mendirikan pagar besi. Mall tersebut di antaranya Pakuwon Mall, Tunjangan Plaza (TP), Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall.

(hrp/hal)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance