Jakarta, CNBC Indonesia - Membangun upaya nan berkepanjangan memerlukan kesiapan untuk menghadapi perubahan dan keahlian membaca peluang. Bagi wirausaha muda, perihal tersebut perlu didukung akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan pendampingan nan relevan dengan kebutuhan pengembangan usaha.
Melihat kebutuhan tersebut, Bank Mandiri kembali menyelenggarakan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2026/2027 sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya wirausaha muda nan adaptif dan mendukung pertumbuhan perekonomian nasional. Sebagai agent of development, Bank Mandiri terus memperluas peran pemberdayaan UMKM dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejalan dengan agenda Asta Cita Pemerintah.
Sejak pertama kali digelar pada 2007, WMM telah menjaring lebih dari 80.000 pendaftar dan mencetak ratusan alumni dari beragam sektor usaha. Dalam perkembangannya, WMM tidak sekadar menjadi kejuaraan bisnis, tetapi juga menjadi platform pengembangan wirausaha nan memperluas akses peserta terhadap pembelajaran, jejaring, dan kesempatan pengembangan upaya nan berkelanjutan.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, WMM 2026 datang dengan pendekatan baru nan lebih tajam dalam menjaring dan mengembangkan pengusaha muda dengan karakter nan adaptif terhadap perubahan.
"Kami mau WMM menjadi ruang nan tidak hanya memberikan panggung bagi wirausaha muda, tetapi juga mendampingi mereka untuk mengembangkan upaya melalui akses terhadap mentor, jejaring korporasi, dan investor," ujar Adhika, dalam keterangan resminya, Kamis (15/10/2026).
Pada penyelenggaraan tahun ini, WMM membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) berumur 21-35 tahun nan merupakan founder alias co-founder bisnis. Usaha nan didaftarkan telah melangkah minimal satu tahun dengan omzet sekurang-kurangnya Rp500 juta per tahun, dan terbuka untuk lima sektor, ialah Fashion, Beauty & Lifestyle, Food & Beverage, Health & Wellness, serta Technology.
Bagi wirausaha muda nan memenuhi kriteria tersebut, pendaftaran WMM 2026/2027 berjalan pada 15 Oktober hingga 15 November 2026 melalui laman bmri.id/WMM2026.
Sejalan dengan pengembangan program, WMM 2026 menghadirkan sejumlah pembaruan melalui agenda Inovasi WMM, termasuk sesi presentasi upaya kepada korporasi untuk membuka kesempatan kerjasama dengan perusahaan besar serta sesi presentasi kepada penanammodal untuk memperluas akses pendanaan bagi peserta. Bank Mandiri juga menyusun materi pendampingan upaya nan lebih sesuai dengan hasil riset dan kebutuhan peserta, sehingga pembekalan nan diberikan dapat menjawab tantangan serta mendukung perkembangan upaya pada setiap tahapnya.
Pengembangan WMM juga diperkuat melalui WMM Club, organisasi nan dirancang untuk mendukung alumni dalam mengakselerasi pertumbuhan usaha. Melalui wadah ini, alumni dapat memperluas jejaring bisnis, mengakses pendampingan mentor, serta menjajaki kesempatan kerjasama dengan korporasi dan investor, termasuk melalui sinergi dengan ekosistem Mandiri Group.
Selain akses terhadap pembelajaran dan jejaring bisnis, WMM 2026/2027 juga menawarkan total bingkisan senilai lebih dari Rp2 miliar sebagai corak apresiasi terhadap potensi dan penemuan wirausaha muda dalam mengembangkan bisnisnya.
Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Ronald Simorangkir mengatakan, akses terhadap penanammodal dan kesempatan kerjasama dengan korporasi dapat membantu wirausaha muda mempercepat pengembangan bisnis. Melalui WMM, peserta diharapkan dapat mengenali kesempatan sinergi dengan ekosistem Mandiri Group sekaligus mempersiapkan upaya untuk berkembang ke skala nan lebih besar.
"Setiap upaya mempunyai kebutuhan pengembangan nan berbeda. Karena itu, kesiapan esensial upaya dan pemahaman terhadap pasar menjadi krusial agar kesempatan investasi maupun kerjasama dapat memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan usaha," ujar Ronald.
Saat ini, WMM 2026/2027 memasuki fase Pra-Program nan mencakup registrasi dan proses seleksi peserta. Tahapan tersebut dimulai dari Seleksi Administrasi, dilanjutkan Seleksi Substansi, hingga Online Pitching and Finalisasi untuk menentukan Top 20.
Untuk memperluas jangkauan program sekaligus membangun awareness di kalangan calon peserta, Bank Mandiri juga bakal menggelar Roadshow Region di Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta. Rangkaian aktivitas tersebut dikemas dalam format Biz Talk Show dengan menghadirkan pebisnis ternama dan alumni WMM untuk berbagi pengalaman, pembelajaran, serta tantangan dalam membangun dan mengembangkan usaha.
CEO Alamme Danang Satria, salah satu alumni WMM, mengatakan bahwa program tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku upaya untuk memperkenalkan upaya kepada audiens nan lebih luas. Pengakuan nan diperoleh melalui program tersebut juga membantu membangun kredibilitas Alamme dalam menjalin hubungan dengan mitra bisnis.
"Bagi kami, kesempatan untuk memperkenalkan upaya dan membangun kepercayaan menjadi bagian krusial dalam mengembangkan usaha. Selain memperluas eksposur dan membuka kesempatan kemitraan, jejaring nan terbentuk juga mendukung pertumbuhan ekosistem upaya nan kami bangun berbareng para petani lokal di Indonesia," pungkas Danang.
Melalui WMM 2026/2027, Bank Mandiri memperluas ruang bagi wirausaha muda untuk mengembangkan kapabilitas bisnis, menjajaki kesempatan kolaborasi, dan meningkatkan daya saing usaha. Program ini menjadi bagian dari peran Bank Mandiri dalam mendorong ekosistem kewirausahaan nan produktif dan adaptif, sekaligus membuka kesempatan bagi wirausaha muda untuk mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·