Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 10 September 2026 |15:01 WIB

Bank Jago Tutup 1,6 Juta Rekening, Ini Alasannya (Foto: Freepik)
JAKARTA - PT Bank Jago Tbk (ARTO) telah menutup 1,6 juta rekening tidak aktif pada kuartal II-2026. Langkah ini demi meningkatkan kualitas pengguna serta mematuhi izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Bank Jago Supranoto Prajogo mengungkapkan bahwa konsentrasi perseroan saat ini telah bergeser dari sekadar jumlah menuju peningkatan kualitas pedoman pengguna. Penutupan rekening secara otomatis diterapkan bagi pengguna nan tidak mencatatkan aktivitas transaksi maupun kepemilikan saldo selama satu tahun penuh.
“Sejak kuartal keempat tahun lalu, kami juga untuk menjawab peraturan baru dari OJK mengenai dengan dormant account. Jadi untuk pengguna nan tidak aktif, tidak melakukan transaksi dan tidak mempunyai saldo selama 365 hari, kami melakukan penutupan rekening secara otomatis," ujar Supranoto dalam Public Expose Live 2026, Kamis (10/9/2026).
Supranoto menjelaskan bahwa pembersihan rekening pasif tersebut telah berjalan secara berjenjang sejak akhir tahun lalu.
Pada kuartal IV 2025, Bank Jago telah menutup sekitar 1,2 juta rekening dormant, dan jumlah tersebut meningkat pada kuartal II 2026.
"Di tahun lalu, di kuartal keempat, kami melakukan penutupan sebesar 1,2 juta nasabah. Dan di kuartal kedua tahun ini, kami melakukan penutupan sebesar 1,6 juta nasabah," jelas dia.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·