Banjir rob di Jalur Pantura Semarang-Demak mengakibatkan lalulintas tersendat beberapa kilometer.(Akhmad Safuan/MI)
BANJIR air laut pasang alias rob nan melanda sejumlah wilayah di Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah semakin meningkat dan meluas pada Selasa (16/6). Kondisi ini mengakibatkan akses transportasi utama tersendat dan ribuan penduduk di pesisir terjebak dalam kepungan air.
Berdasarkan pemantauan Media Indonesia pada Selasa (16/6) pagi, titik terparah terpantau di Jalur Pantura Semarang-Demak, tepatnya di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Kendaraan dari arah barat maupun timur hanya dapat merambat perlahan akibat genangan air nan menutupi badan jalan, memicu kemacetan panjang.
Data Sebaran Banjir Rob Pantura (16 Juni 2026):
- Kabupaten Demak: 4 Kecamatan (Sayung, Karangtengah, Bonang, Wedung). Ketinggian air: 20-120 cm.
- Kabupaten Pekalongan: Kecamatan Wonokerto, Tirto, dan Siwalan. Ketinggian air: 20-60 cm.
- Kabupaten Kendal: Kecamatan Kendal Kota, Kaliwungu, dan Brangsong. Ketinggian air mencapai 1 meter.
- Kabupaten Pati: 10 desa di Kecamatan Margoyoso dan Tayu. Ratusan hektare tambak rusak.
Kerugian Ekonomi dan Infrastruktur
Di Kabupaten Pati, banjir rob mengakibatkan kerugian materiil nan sangat besar. Ratusan hektare tambak ikan dan udang dilaporkan rusak diterjang air pasang. Kerugian para petambak diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah akibat kandas panen dan hilangnya bibit budi daya.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD dan mengusulkan permohonan support ke Kementerian PUPR. "Biaya untuk perbaikan tanggul jebol dan peninggian tanggul sangat besar. Karena keterbatasan anggaran daerah, kami minta agar kementerian segera turun tangan," tegas Risma.
Perubahan Siklus Pasang Surut
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Sediyanto, menjelaskan adanya dinamika cuaca nan mengubah pola kehadiran rob. Jika sebelumnya rob terjadi pada siang hingga petang, sekarang bergeser menjadi pagi hingga siang hari.
Ketinggian air laut pasang dilaporkan mencapai puncaknya pada pukul 07.00-12.00 WIB dengan ketinggian hingga 1 meter. Fenomena ini berakibat luas mulai dari Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Pati, hingga Rembang.
"Warga di pesisir pantura diminta waspada dan siaga, lantaran rob tetap bakal berjalan hingga beberapa hari ke depan. Aktivitas transportasi, bongkar muat pelabuhan, hingga sektor perikanan darat bakal terus terdampak," ujar Sediyanto.
Hingga buletin ini diturunkan, penduduk di Kelurahan Balok, Kendal, dilaporkan tetap terisolasi. Siti Rokhanah (60), salah satu penduduk setempat, mengeluhkan kondisi ini nan terus berulang setiap tahun tanpa solusi permanen. "Banjir rob setinggi 1 meter sudah bertahun-tahun merendam kampung ini," pungkasnya. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·