Banjir rendam sejumlah wilayah di Cepu.
, SEMARANG, – Banjir melanda Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu malam, merendam puluhan rumah akibat luapan sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora mencatat tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Banjir nan terjadi di Cepu disebabkan oleh hujan lebat nan mengguyur dengan intensitas tinggi, mengakibatkan Sungai Ngareng dan Sungai Tamansiswa meluap hingga ke permukiman warga. Menurut Agung Triyono, personil Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, banjir merendam rumah di beberapa letak di Kecamatan Cepu.
Di Kelurahan Cepu, sebanyak 35 rumah di RW 01 Lingkungan Ngareng Sawahan terdampak dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 60 sentimeter. Sementara itu, di Kelurahan Balun, lima rumah di RW 11 Gang Swadaya, Lingkungan Tukbuntung, juga terkena akibat dengan ketinggian air berkisar 30 hingga 70 sentimeter.
BPBD Blora telah melakukan asesmen dan pendataan, serta membantu pemindahan penduduk terdampak banjir. Koordinasi dengan lembaga mengenai juga terus dilakukan untuk penanganan lanjutan. Meski arus air nan deras dan debit sungai nan tinggi menjadi kendala, kondisi banjir di beberapa letak dilaporkan mulai surut dan tidak ada penduduk nan mengungsi.
“Beberapa wilayah sudah mulai surut dan berangsur normal,” jelas Agung.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
40 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·