Banjir dan tanah longsor melanda Desa Toro, Sigi, Sulawesi Tengah, merendam 50 hektare sawah akibat penyempitan sungai.
BPBD Sulteng: Banjir rendam 50 hektare sawah di Desa Toro Sigi.
, SIGI, – Bencana banjir dan tanah longsor melanda Desa Toro, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Minggu (24/5) sore. Akibatnya, sekitar 50 hektare sawah masyarakat terendam banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto, menyatakan banjir tersebut terjadi lantaran penyempitan aliran sungai nan menyebabkan luapan air menggenangi penggilingan padi dan area persawahan warga. "Jadi selain banjir, juga terjadi tanah longsor di Desa Toro akibat hujan deras nan mengguyur wilayah tersebut," kata Asbudianto di Palu, Minggu.
Meski demikian, dia memastikan tidak ada pengungsi maupun korban jiwa akibat musibah ini. "Untuk laporan sementara, ada 50 hektare sawah dan penggilingan padi terendam banjir, serta jalan penghubung Desa Toro dan Sungku terdampak tanah longsor," tambahnya.
Asbudianto juga menjelaskan bahwa air tetap menggenangi lahan pertanian masyarakat di Desa Toro. "Kebutuhan mendesak di Desa Toro berupa normalisasi sungai di wilayah tersebut," sebutnya.
Sementara itu, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menyatakan telah menginstruksikan BPBD dan Dinas PU setempat untuk segera melakukan penanganan sungai di Desa Toro. "Saya sudah perintahkan Dinas Pekerjaan Umum segera melakukan normalisasi sungai di bagian atas perkampungan sekaligus membikin jalur aliran air agar lebih kondusif bagi penduduk di Desa Toro," kata Rizal.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·