Bangun PLTS 100 GW, Prabowo: Kita Tak Boleh Lagi Impor 1 Barel pun Minyak!

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyatakan tekadnya agar Indonesia sepenuhnya terbebas dari ketergantungan impor energi. Dalam waktu dekat, Indonesia tidak lagi impor minyak dan Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam momen peluncuran serta peletakan batu pertama alias grounbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt (GW).

Menurut Prabowo, dengan optimasi PLTS 100 GWp, panas bumi (geothermal), penemuan ladang gas baru, serta peningkatan lifting minyak domestik, Indonesia dinilai mempunyai modal kuat untuk mandiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tidak bakal takut perkembangan apa pun di bagian mana pun dunia. Dengan 100 gigawatt, dengan geothermal nan kita punya, dengan ladang-ladang gas nan kita sudah ketemukan, dengan lifting minyak nan kudu naik terus," ujar Prabowo dalam aktivitas Luncurkan Program PLTS 100 GWp dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8/2026).

Dengan modal tersebut, Prabowo melarang impor minyak satu barel pun dalam waktu singkat. Tidak hanya itu, Prabowo juga meminta agar agar pasokan liquefied petroleum gas (LPG) nasional juga segera terbebas dari jerat impor.

"Kita tidak boleh impor lagi 1 barel pun minyak. Kita tidak boleh impor lagi, insyaallah dalam waktu sesingkat-singkatnya, 1 tabung LPG pun kita tidak boleh impor lagi," tambah Prabowo.

Prabowo pun langsung menanyakan kesanggupan khususnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk merealisasikan perihal tersebut.

"Menteri ESDM? Sanggup?" tanya Prabowo.

"Siap, dilaksanakan!" sahut Bahlil.

(rea/eds)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance