Bandarlampung Expo 2025 Cetak Transaksi Rp2,1 Miliar, Lampaui Target

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

, BANDARLAMPUNG, – Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan Bandarlampung Expo telah berkembang menjadi ruang strategis nan mempertemukan pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ajang tahunan ini sukses membukukan nilai transaksi sebesar Rp2,1 miliar pada penyelenggaraan tahun 2025, melampaui sasaran nan telah ditetapkan.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengatakan hubungan nan terbangun melalui aktivitas ini menjadi bagian krusial dalam menghadirkan pelayanan publik nan semakin responsif. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap arah pembangunan nan tengah dijalankan oleh pemerintah daerah.

Menurut Marindo, Bandarlampung Expo tidak hanya menjadi arena interaksi, tetapi juga berfaedah sebagai penggerak ekonomi daerah. Hal ini dicapai melalui promosi dan transaksi beragam produk unggulan UMKM, hasil karya masyarakat, serta produk ekonomi imajinatif dari beragam wilayah di Lampung.

Instrumen Efektif Perluas Akses Pasar

Keberagaman produk nan ditampilkan dalam expo ini menunjukkan bahwa UMKM Lampung terus berkembang dengan kualitas dan daya saing nan semakin baik. Kondisi ini memberikan faedah ekonomi secara nyata bagi para pelaku upaya lokal. Marindo menegaskan bahwa pencapaian transaksi Rp2,1 miliar pada Bandarlampung Expo 2025 membuktikan aktivitas ini bukan lagi sekadar agenda seremonial tahunan.

"Pencapaian tersebut menunjukkan Bandarlampung Expo bukan lagi sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan telah berkembang menjadi instrumen nan efektif untuk memperluas akses pasar," ujar Marindo di Bandarlampung, Sabtu.

Menatap penyelenggaraan tahun depan, Marindo berambisi seluruh aktivitas ekonomi dan transaksi selama Bandarlampung Expo 2026 dapat didokumentasikan serta dicatat secara tertib, terukur, dan transparan. Ia menambahkan, melalui kerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, expo ini juga menjadi etalase promosi destinasi wisata, seni budaya, desa wisata, dan kuliner unik Lampung kepada masyarakat maupun calon investor.

Posisi Strategis Kota Bandarlampung

Berbagai pagelaran seni budaya dan pameran ekonomi imajinatif nan ditampilkan selama expo menjadi bukti bahwa Lampung mempunyai kekayaan budaya nan layak diperkenalkan. Promosi ini diharapkan tidak hanya menjangkau tingkat nasional, tetapi juga kancah internasional. Marindo menjelaskan bahwa perdagangan, pariwisata, dan ekonomi imajinatif merupakan tiga sektor nan saling menguatkan serta menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi wilayah nan inklusif dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, Kota Bandarlampung sebagai ibu kota provinsi mempunyai posisi strategis sebagai pusat perdagangan, jasa, pariwisata, dan investasi. Posisi ini menjadikan kota tersebut sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. Untuk diketahui, Bandarlampung Expo 2026 direncanakan berjalan selama sepekan, mulai 17 hingga 24 Juli 2026, dengan melibatkan 41 stan lembaga pemerintah dan 50 tenant UMKM.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional