Bandara Soetta-Husein Ditutup sampai 18.00 WIB, Atung Busu Sudah Operasi Normal

Sedang Trending 34 menit yang lalu
Calon penumpang menunggu agenda penerbangan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (7/9/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan

Penerbangan di sejumlah bandara, mulai dari Bandara Soekarno-Hatta sampai Bandara Husein Sastranegara, tetap ditutup hingga pukul 18.00 WIB hari ini (7/9). Meski demikian, Bandar Udara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan, sekarang sudah kembali beraksi normal.

Bandara Atung Busu memang sempat ditutup, namun bisa beraksi secara normal per hari ini jam 9.00 WIB.

"Berdasarkan info terbaru dari BMKG, kami memutuskan bahwa penutupan operasional airport sementara tetap dilanjutkan hingga pukul 18.00 WIB nanti. Namun demikian kami terus memantau info terbaru dari BMKG. Apabila terjadi perubahan, kami bakal segera menginformasikannya. Penyesuaian operasional penerbangan dilakukan secara bergerak mengikuti kondisi aktual di lapangan dan perkembangan sebaran abu vulkanik," ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam keterangan tertulis, Senin (7/9).

Berdasarkan NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26 saat ini Bandara Radin Inten II, Lampung; Bandara Budiarto, Banten, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Bandara Pondok Cabe, Banten, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Lampung dan Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat memang ditutup sampai pukul 18.00 WIB nanti.

Saat ini pada airport nan berstatus ditutup sementara, tercatat 1.397 penerbangan dengan sekitar 177.579 penumpang terdampak, sedangkan pada airport lain nan penerbangannya terdampak akibat penyesuaian rute tercatat 922 penerbangan dengan sekitar 92.758 penumpang terdampak.

Dudy menegaskan, jika kelak airport sudah bisa dibuka kembali, persiapan penerbangan bakal segera dilakukan. Sejumlah upaya persiapan tetap bakal dilakukan setelah airport dibuka dan sebelum siap dioperasikan kembali. Di sisi lain, dia juga berambisi masyarakat dapat bersabar selama waktu persiapan.

"Dalam persiapannya, andaikan kondisi sudah memungkinkan untuk airport dibuka, kami bakal melakukan upaya-upaya seperti pembersihan runway, taxiway, maupun apron. Hal ini agar andaikan pada waktunya situasi sudah memungkinkan, airport siap dioperasikan," ujarnya.

Bandara Alternatif

Selain itu, dia juga menyiapkan sejumlah airport pengganti nan dapat digunakan sesuai kebutuhan dan kondisi operasional penerbangan. Terdapat enam airport nan dapat dijadikan alternatif, yakni:

  1. Bandara Juanda di Provinsi Jawa Timur

  2. Bandara Adi Soemarmo di Provinsi Jawa Tengah

  3. Bandara Internasional Yogyakarta di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

  4. Bandara Adisutjipto di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

  5. Bandara Jenderal Ahmad Yani di Provinsi Jawa Tengah

  6. Bandar Udara Internasional Kertajati, Jawa Barat.

Penggunaan airport pengganti tersebut tetap menyesuaikan kondisi operasional, kesiapan bandara, rute penerbangan, serta keputusan masing-masing maskapai. Kemenhub terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, serta lembaga terkait.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan