Bandara Soetta Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau , KAI Daop 5 Tambah Kereta ke Jakarta

Sedang Trending 39 menit yang lalu
Bandara Soetta Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau , KAI Daop 5 Tambah Kereta ke Jakarta Stasiun kereta api Daop 5 Purwokerto.(Dok. MI)

PENUTUPAN sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Cengkareng, Tangerang, akibat indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di wilayah Jabodetabek turut memengaruhi mobilitas masyarakat secara signifikan. Kondisi ini mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto, Jawa Tengah, untuk menyiapkan perjalanan kereta api tambahan sebagai pengganti transportasi utama menuju Jakarta dan sekitarnya.

KAI Daop 5 Purwokerto menyiagakan dua perjalanan kereta api tambahan pada Minggu (6/9). Penambahan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat nan memerlukan moda transportasi sigap dan kondusif setelah aktivitas penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta terganggu oleh erupsi Gunung Anak Krakatau.

Jadwal KA Tambahan Daop 5 Purwokerto

Berikut adalah rincian dua perjalanan KA Tambahan nan disiapkan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang:

  1. KA Tambahan Relasi Yogyakarta-Gambir: Kereta berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 18.20 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 20.47 WIB. Perjalanan dilanjutkan dari Purwokerto pada pukul 20.55 WIB menuju Jakarta.
  2. KA Tambahan Relasi Malang-Gambir: Kereta berangkat dari Malang pada Minggu (6/9) malam pukul 20.15 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Purwokerto pada Senin (7/9) pukul 04.56 WIB. Perjalanan dari Purwokerto menuju Gambir dilanjutkan pada pukul 05.00 WIB.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan pilihan transportasi di tengah gangguan jasa penerbangan.

“KAI Daop 5 Purwokerto berupaya datang memberikan pengganti perjalanan bagi masyarakat nan memerlukan transportasi, khususnya akibat adanya penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta,” ujar As’ad.

Imbauan Kesehatan mengenai Abu Vulkanik

Selain menambah gelombang perjalanan, KAI juga memberikan edukasi keselamatan bagi masyarakat nan berada di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap akibat kesehatan.

Beberapa langkah preventif nan dianjurkan antara lain:

  • Mengenakan masker dan kacamata pelindung saat berada di luar ruangan.
  • Membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.
  • Menghindari menyentuh mata dengan tangan nan berpotensi terpapar abu.
  • Memastikan penyimpanan makanan dan minuman selalu dalam kondisi tertutup rapat.

Bagi penumpang alias masyarakat nan mengalami gangguan kesehatan seperti sesak napas alias iritasi mata setelah terpapar abu, KAI meminta agar segera menghubungi petugas medis alias akomodasi kesehatan terdekat.

“Kami bakal terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan pihak mengenai untuk memastikan perjalanan kereta api tetap kondusif dan pelayanan kepada pengguna melangkah optimal,” pungkas As’ad. (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia