Bandara Husein Sastranegara, Bandung bakal dibuka kembali untuk penerbangan komersial. Untuk itu PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) alias InJourney Airports tengah melakukan persiapan untuk optimasi airport tersebut.
Saat ini, InJourney juga sudah membikin Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) untuk menjalankan langkah-langkah persiapan.
“Persiapan nan dilakukan merujuk kepada Surat Dirjen Perhubungan Udara, di mana ditekankan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan kudu memenuhi persyaratan agar optimasi melangkah baik dan lancar,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (25/6).
Adapun airport itu bakal kembali melayani operasional penerbangan pikulan udara niaga berjadwal dalam negeri dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller. Selain itu, airport tersebut juga bakal dapat melayani pikulan udara niaga tidak berjadwal dalam negeri dan luar negeri, serta pikulan udara bukan niaga dalam negeri dan luar negeri.
Hal itu sudah termaktub dalam Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026.
Pahlevi menuturkan persiapan nan dilakukan InJourney untuk airport tersebut mencakup aspek keselamatan, keamanan sampai pelayanan.
“Kami bakal menghadirkan Bandara Husein Sastranegara nan semakin baik dalam perihal pelayanan, visual interior dan eksterior terminal penumpang pesawat, infrastruktur, serta fasilitas, nan tentunya mengedepankan keamanan, keselamatan, pelayanan dan pemenuhan terhadap seluruh regulasi,” ujarnya.
Pada aspek keselamatan, persiapan nan dijalankan adalah meningkatkan kapabilitas Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) alias Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dari saat ini kategori 5 menjadi kategori 7.
Selain itu, pelapisan ulang permukaan landas pacu alias overlay runway pada beberapa sektor juga dilakukan.
Sedangkan dari aspek keamanan, persiapan dilakukan dengan mempersiapkan personel tambahan Aviation Security untuk mencapai sistem keamanan nan dipersyaratkan. Selain itu, akomodasi seperti handheld metal detector, walkthrough metal detector, CCTV, serta perangkat keamanan juga disiapkan.
Untuk aspek layanan, Pahlevi menuturkan saat ini sudah mulai dilakukan tahapan perapihan terminal penumpang baik di area domestik dan internasional.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·