Jakarta - Anggota DPR RI Bambang Soesatyo, memberikan apresiasi kepada Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto nan menerima penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Laut. Penghargaan diberikan atas keberhasilan operasi ambush terhadap golongan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Operasi itu dilakukan dalam penugasan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 4 Marinir, periode Juli 2025 hingga April 2026. Operasi tersebut sukses menyita dua senjata api rakitan dan 22 butir amunisi, sekaligus mempersempit ruang mobilitas golongan bersenjata di wilayah perbatasan Papua.
"Keberhasilan ini menunjukkan profesionalisme, keberanian, dan ketajaman intelijen prajurit Marinir kita. Ini bukan sekadar operasi militer, tetapi bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara dan melindungi masyarakat sipil di Papua," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Ketua MPR RI ke-15 ini menilai keberhasilan operasi ambush tersebut mencerminkan pola pendekatan nan semakin adaptif dari TNI, khususnya Korps Marinir, dalam menghadapi dinamika bentrok bersenjata di Papua.
Dalam beberapa tahun terakhir, pola gangguan keamanan oleh golongan bersenjata seperti OPM condong sporadis, berpindah-pindah lokasi, serta memanfaatkan kondisi geografis nan ekstrem.
Data beragam laporan keamanan menunjukkan intensitas gangguan bersenjata di Papua tetap terjadi, terutama di wilayah pegunungan dan perbatasan nan menuntut respons taktis dan berbasis intelijen.
"Operasi seperti ini menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh golongan bersenjata. Setiap jengkal wilayah NKRI kudu berada dalam kendali negara," kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, keberhasilan penyitaan senjata dan amunisi mempunyai akibat strategis dalam memutus rantai suplai logistik golongan bersenjata. Dalam banyak kasus, keterbatasan senjata dan amunisi menjadi aspek nan signifikan dalam melemahkan keahlian golongan separatis untuk melakukan serangan.
Karena itu, operasi nan terukur dan presisi dinilai sebagai langkah krusial dalam menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang di Papua.
"Setiap senjata terlarangan nan sukses diamankan berfaedah satu potensi ancaman terhadap masyarakat sukses dicegah," pungkas Bamsoet.
(anl/ega)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·