Balita Dilakban-Diikat Ibu di Bantul: Akibat Baby Blues, Berakhir Damai
Lokasi rumah kontrakan ditemukannya balita nan mulutnya dilakban serta tangan dan kakinya diikat di Kedaton, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, Rabu (3/6/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparankumparan post embed
Ibu Balita Diperiksa Polisi
ilustrasi wanita cemas, stres alias depresi Foto: Shutterstockkumparan post embed
Baby Blues
Lokasi rumah kontrakan ditemukannya balita nan mulutnya dilakban serta tangan dan kakinya diikat di Kedaton, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, Rabu (3/6/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparankumparan post embed
Berakhir Damai
Ketua RT 7 Kedaton, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, Saiful Bahri, mengatakan kasus ibu kandung melakban mulut dan mengikat tangan serta kaki balitanya nan berumur 3 tahun 11 bulan berhujung damai. Foto: Arfiansyah Panji/kumparankumparan post embed