Sejumlah pengemudi ojek online dan bajaj beraktivitas di depan Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, kemarin. Kawasan stasiun menjadi titik pertemuan penumpang nan baru turun dari KRL dengan beragam moda transportasi untuk melanjutkan perjalanan.

Moda transportasi roda tiga nan identik dengan Jakarta tersebut tetap melayani perjalanan penduduk di tengah semakin banyaknya pilihan transportasi berbasis aplikasi.

Padatnya aktivitas beragam moda membikin area sekitar stasiun menjadi ruang pertemuan kendaraan dan pejalan kaki.

Ojol menjadi salah satu pilihan transportasi penduduk nan memerlukan kendaraan setelah keluar dari area stasiun.

Dua moda transportasi dengan karakter berbeda tersebut sama-sama beraktivitas di area nan menjadi salah satu titik mobilitas warga.

Kemudahan pemesanan melalui aplikasi menjadi salah satu perubahan dalam langkah masyarakat mendapatkan kendaraan untuk melanjutkan perjalanan.

Bajaj tetap menjadi pilihan bagi sebagian penduduk untuk perjalanan, terutama untuk mobilitas jarak dekat di area perkotaan.

Kehadiran transportasi berbasis aplikasi menjadi salah satu tantangan bagi moda konvensional seperti bajaj dalam mendapatkan penumpang.

Berbeda dengan transportasi online nan menentukan perjalanan melalui aplikasi, tarif bajaj konvensional umumnya disepakati langsung antara pengemudi dan penumpang.

Di tengah perubahan pola mobilitas masyarakat dan semakin kuatnya transportasi berbasis aplikasi, bajaj tetap memperkuat menjadi bagian dari kehidupan transportasi Jakarta.
19 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·