Rohman Wibowo
, Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |14:34 WIB

Bahlil Minta Pertamina Tambah Kapal Pengangkut BBM ke Bali (Foto: Pertamina Patra Niaga)
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menginstruksikan PT Pertamina (Persero) menambah armada kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dari Pulau Jawa menuju Bali menjadi tujuh unit kapal.
Peningkatan armada pengangkut laut ini ditujukan untuk memperkuat keandalan rantai pasok daya di Pulau Dewata sekaligus mencegah terulangnya krisis kelangkaan bahan bakar nan sempat terjadi beberapa waktu terakhir.
Instruksi penguatan logistik tersebut ditegaskan usai rapat pertimbangan penanganan pengedaran BBM berbareng jejeran dewan PT Pertamina (Persero), BPH Migas, serta Pemerintah Provinsi Bali di Fuel Terminal Sanggaran, Denpasar hari ini.
"Waktu saya rapat koordinasi di Jakarta, saya sudah meminta percepatan pengedaran dari Jawa ke Bali nan tadinya hanya dilayani tiga kapal, sekarang ditambah menjadi tujuh kapal. Kapal kita tambah tujuh untuk menyuplai sehingga penguraian pasokan bisa melangkah berjenjang dan ritmenya terjaga," ujar Bahlil dalam bertemu pers di terminal minyak Sanggaran, Bali, Senin (19/10/2026).
Sebelumnya, kelangkaan bahan bakar minyak, terutama jenis Pertalite, sempat melumpuhkan aktivitas pengendara di Denpasar, Badung, hingga Tabanan akibat antrean kendaraan nan mengular di puluhan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Situasi genting tersebut sempat memaksa otoritas wilayah dan Pertamina menerapkan kebijakan darurat, seperti pembatasan pembelian berbasis pelat nomor ganjil-genap serta pengoperasian puluhan SPBU selama 24 jam nonstop untuk meredakan kepanikan.
Kata Bahlil, akar masalah dari kelangkaan BBM belakangan waktu lantaran teknis pengedaran bahan bakar nan terganggu dengan menempatkan BUMN Pertamina sebagai operatornya. Di hari biasa, stok alias persediaan mengenai BBM di Bali disebut dalam pemisah kondusif nasional.
"Di beberapa hari kemarin terjadi penurunan persediaan sekitar 3 sampai 4 hari lantaran ada keterlambatan kapal nan membawa BBM dari Jawa ke Bali. Tapi mulai hari ini untuk persediaan di wilayah Bali rata-rata sudah mencapai 11 sampai 12 hari sehingga masalah di lapangan sudah bisa teratasi," kata Bahlil.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·