Bahlil Bakal Uji Coba Penggunaan CNG 3 Kg Pekan Depan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai pelantikan pejabat baru, Rabu (5/8/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan uji coba penggunaan tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram bakal dilakukan mulai pekan depan.

“Uji coba kelak minggu depan. Kita cek dulu ya,” kata Bahlil usai pertemuan dengan Menkeu Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (11/8).

Bahlil sebelumnya mengungkapkan tabung gas CNG telah melalui tahapan uji tembak nan bermaksud untuk memastikan ketahanan tabung dalam kondisi ekstrem, termasuk terhadap paparan panas hingga 850 derajat celsius.

Tahapan tersebut sekaligus merupakan salah satu syarat akhir sebelum proses pengembangan dinyatakan rampung. Bahlil menilai CNG dapat menghemat anggaran negara sekitar Rp 30 triliun, nan bisa dimanfaatkan untuk keperluan program lain.

Bahlil juga menyebut produk CNG 3 kg bakal lebih murah hingga 40 persen dari LPG 3 kg. Pemerintah sedang menguji coba proyek CNG 3 kg jadi pengganti LPG 3 kg nan saat ini berjuntai pada impor.

"CNG itu dilakukan uji coba tahap ketiga. Kalau uji coba tahap ketiganya insyaallah berhasil, baru bisa kita implementasikan. Karena apa? Karena tabung 3 kilonya itu, kan, tekanannya itu kan sekitar 200 sampai 250 bar. Ini kita kudu hati-hati," ujar Bahlil.

Produk gas bumi CNG Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, mulai disalurkan ke Kota Balikpapan Kalimantan Timur. Foto: Dok. PGN

Sementara itu, Dirjen Migas Laode Sulaeman mengatakan uji coba tabung CNG Merah Putih bakal selesai akhir Juli 2026, kemudian sampelnya dikirim ke Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi Lemigas.

"Lalu kita bakal rencanakan juga gimana kelak mulai diperkenalkan pada masyarakat," ucapnya.

Laode menyebut uji coba pertama kali rencananya dilakukan di kota-kota besar. Meski begitu, dia belum bisa menjelaskan dengan rinci skema pemasaran dan produksi tabung CNG nan bakal mensubstitusi LPG subsidi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan