
Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia apalagi menakut-nakuti bakal 'merumahkan' pejabat nan dinilai menghalang proses investasi.
Menurut Bahlil, kondisi dunia dan nasional saat ini menuntut pemerintah untuk bergerak dalam “mode memperkuat hidup” (survival mode), sehingga tidak ada ruang bagi birokrasi nan lambat. Ia menekankan bahwa percepatan investasi daya bukan lagi sekadar prioritas, melainkan kebutuhan mendesak demi menjaga ketahanan daya nasional.
"Kalau ada patokan nan menghambat, kita percepat. Kalau nan susah, kita mencoba untuk memediasi. Kalau ada staf nan memperlambat, kita rumahkan agar jangan membikin aktivitas tambahan. Kita ini enggak main-main, urusan daya ini," ujarnya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Sebagai corak keseriusan, Bahlil menyatakan bakal turun langsung memimpin tim percepatan berbareng Kepala SKK Migas dan Wakil Menteri terkait. Ia juga meminta agar pendampingan teknis terhadap proyek-proyek strategis dilakukan secara intensif guna memastikan tidak ada halangan di lapangan.
"Sebagai corak kesungguhan daripada pemerintah, saya meminta kepada Kepala SKK Migas dan Wamen untuk langsung mengasistensi secara teknis, dan ketuanya langsung saya nan pimpin," tambahnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·