Presiden Prabowo Subianto mau Bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Waka Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menilai perlu adanya pemetaan sebaran pembimbing Bahasa Prancis di Indonesia.
"Terkait kesiapan SDM, kami menilai perlu dilakukan pemetaan terlebih dulu mengenai jumlah dan sebaran pembimbing bahasa Prancis di Indonesia. Kebijakan pendidikan kudu disusun berasas kebutuhan nasional, kesiapan tenaga pendidik, kurikulum, serta faedah nyata bagi peserta didik," ujar Hadrian kepada wartawan, Senin (1/6/2026).
Hadrian menyebut pihaknya bakal meminta penjelasan dari Kemendikdasmen dalam Rapat Kerja mendatang. Sebab, sebelumnya juga sempat muncul wacana pengajaran bahasa Portugis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun hingga sekarang (pengajaran Bahasa Portugis) belum terlihat tindak lanjut nan jelas dari sisi roadmap, regulasi, maupun kesiapan implementasinya," kata Hadrian.
Hadrian mengatakan pihaknya bakal memastikan terlebih dulu apakah rencana pengajaran Bahasa Prancis betul-betul menjadi prioritas pendidikan nasional alias tetap sebatas wacana. Jika kesiapan belum menyeluruh, terangnya, penerapannya sebaiknya dilakukan secara bertahap.
"Misalnya sebagai mata pelajaran pilihan alias program unik di sekolah-sekolah tertentu sebelum diterapkan secara lebih luas," ucap Hadrian.
"Jangan sampai publik memandang kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan nan matang," lanjutnya.
Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi turut angkat bicara mengenai wacana pengajaran Bahasa Prancis. Ia menyebut pengajaran Bahasa Prancis perlu dikaji mendalam.
"Pelajaran bahasa Perancis bukan tidak perlu, tapi memerlukan kajian nan mendalam," kata Unifah.
Menurutnya, selama sumber daya manusia (SDM) tersedia, maka pengajaran Bahasa Prancis bisa terlaksana. Namun nan dikhawatirkan ialah jika SDM pembimbing Bahasa Prancis tidak ada.
"(Bahasa Prancis) Sebagai pilihannya boleh-boleh aja sepanjang ada kesiapan SDM-nya. Kalau SDM-nya belum ada tentu pilihannya bukan bahasa-bahasa tersebut, tetapi bahasa nan lainnya nan (SDM) siap," imbuh Unifah.
"Jadi tidak serta-merta lantaran itu perlu kajian nan mendalam, perlu kesesuaian, perlu kesiapan SDM, perlu membicarakan dengan para mahir nan lain gitu," lanjutnya.
Sebelumnya, Prabowo mengatakan sudah menginstruksikan kepada seluruh sekolah di Indonesia untuk mengajarkan bahasa Prancis kepada siswa. Prabowo menyebut perihal itu dilakukan memandang perkembangan bumi ke depan.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat kunjungan di Istana Kepresidenan Élysée, Paris, Kamis (28/5). Prabowo menyampaikan itu di hadapan Macron.
"Sekarang saya sudah menginstruksikan bahwa semua tingkatan sekolah di Indonesia kudu belajar bahasa Prancis, memandang perkembangan bumi ke depan," kata Prabowo.
Simak juga Video: Prabowo Instruksikan Semua Sekolah di RI Belajar Bahasa Prancis
(isa/gbr)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·