Badan Kaku usai Berkendara Jarak Jauh, Ini 5 Jurus Peregangan Rekomendasi Fisioterapis

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Badan Kaku usai Berkendara Jarak Jauh, Ini 5 Jurus Peregangan Rekomendasi Fisioterapis ilustrasi(Magnific)

DUDUK berjam-jam di dalam kendaraan saat melakukan perjalanan jauh kerap menyisakan rasa pegal, kaku, dan nyeri otot. Untuk mengembalikan kebugaran tubuh secara cepat, para fisioterapis merilis lima aktivitas peregangan (stretching) esensial nan efektif memulihkan elastisitas sendi.

Posisi tubuh nan menekuk saat berkendara memicu pemendekan otot panggul dan penumpukan beban di area tulang belakang. Melakukan peregangan singkat di rest area menjadi kunci pencegahan cedera kronis.

5 Gerakan Peregangan Esensial Pasca-Perjalanan Jauh

Para mahir fisioterapi merekomendasikan lima langkah pemulihan otot berikut:

  1. Runner’s Lunge: Berfungsi meregangkan otot fleksor pinggul (hip flexors) nan memendek akibat posisi duduk lama, sekaligus meredakan tekanan pada punggung bawah.
  2. Ekstensi Batang Tubuh di Dinding (Standing Trunk Extension): Letakkan kedua tangan di dinding, geser ke atas, dan tekan dada pelan-pelan ke depan. Gerakan ini membantu memulihkan mobilitas tulang belakang nan menekuk ke depan selama berkendara.
  3. Peregangan Dada (Doorway Chest Stretch): Bermanfaat bagi pengemudi untuk membuka area otot dada dan bahu nan tegang akibat memegang roda kemudi. Tekuk lengan 90 derajat dan sandarkan pada sisi pintu, lampau condongkan badan ke depan. Gerakan ini membuka otot dada dan bahu nan tegang akibat memegang kemudi.
  4. Peregangan Paha Belakang (Seated Hamstring Stretch): Melatih kembali elastisitas otot hamstring nan kaku akibat tidak bergerak dalam lama panjang. Duduk dengan kaki lurus ke depan, lampau bungkukkan badan dari panggul (bukan membungkukkan punggung) ke arah jari kaki untuk meregangkan otot hamstring.
  5. Rotasi Dada (Open-Book Thoracic Rotation): Berbaring terlentang, tekuk dengkul 90 derajat, lampau miringkan dengkul ke satu sisi sementara kedua lengan terentang membentuk huruf "T". Gerakan ini untuk mengurangi kekakuan di area punggung atas dan dada.

Para mahir menyarankan pengguna jalan untuk menyempatkan peregangan selama 5–10 menit di setiap pemberhentian guna menjaga sirkulasi darah dan kenyamanan tubuh hingga sampai di tujuan.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia