Arief Setyadi
, Jurnalis-Kamis, 26 Maret 2026 |09:33 WIB

Australia (Foto: Reuters)
JAKARTA - Australia bakal memberlakukan larangan menyeluruh bagi penduduk Iran pemegang visa kunjungan untuk memasuki negara tersebut. Menurut lembaga penyiaran publik SBS, perubahan ini diperkirakan bakal berjalan hingga 12 bulan.
Sebanyak 61.000 pemegang visa sementara dapat terdampak oleh larangan sementara ini, melansir Aljazeera, Kamis (26/3/2026). SBS melaporkan, langkah ini mengikuti "perubahan kontroversial pada Undang-Undang Migrasi" nan disahkan oleh parlemen Australia awal bulan ini.
Sejumlah mini pengecualian mungkin berlaku, termasuk bagi pasangan alias anak tanggungan dari penduduk negara Australia dan pemegang visa permanen.
Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke menyatakan "sertifikat perjalanan nan diizinkan" (permitted travel certificate) bakal diterbitkan berasas kasus per kasus.
Menurut Departemen Dalam Negeri terdapat 58.106 orang nan lahir di Iran tinggal di Australia berasas info tahun 2016.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·