PAPUA – Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu telah membentuk Satgas Tri Banyu Arutala nan bekerja mempercepat transformasi penyediaan air minum dan pengelolaan sanitasi nan berbobot dan berkepanjangan di Indonesia.
Salah satu wilayah nan mengalami krisis air bersih berada di area Bomberay–Tomage, Fakfak, Papua Barat. Namun sekarang masyarakat Fakfak dapat menikmati akses air bersih.
Fasilitas ini berasal dari enam Instalasi Pengolahan Air buatan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (TEP Unpad). Instalasi tersebut mengolah air dari sumur-sumur bor buatan TNI.
Kepala Kampung Wonorejo, Aan, menjelaskan, selama ini, penduduk area Bomberay–Tomage menghadapi masalah kepantasan air konsumsi.
“Air sumur penduduk tampak bening saat ditimba. Namun, air tersebut berbau karat dan menyisakan endapan pekat setelah didiamkan,” ujar Aan, Selasa (27/10/2026).

Keluhan itu sejalan dengan hasil kajian TEP Unpad dan Puskesmas Bomberay sejak Agustus 2026. Tim menguji parameter air, mengukur tinggi muka air tanah, dan memetakan kondisi air di sejumlah titik. Hasilnya, tingkat keasaman (pH) air di area itu cukup ekstrem.
Ketua Tim Ekspedisi Patriot Unpad, Eddy Renaldi, mengatakan, kadar pH air di salah satu letak mencapai 5,2. Di Tomage apalagi berkisar di nomor 4.
“Karena itu, penduduk memerlukan teknologi pengolahan air nan mudah diterapkan dan dirawat,” ujar Eddy.
“Kami mengembangkan WTP Pasoepati Padjadjaran sebagai solusi. Alat ini tidak hanya menyaring air, tetapi juga meningkatkan pH agar layak dikonsumsi," lanjutnya.
Program ini melengkapi akomodasi sumur bor support TNI di area Bomberay–Tomage. TNI menyediakan akses sumber air, sedangkan TEP Unpad meningkatkan kualitas airnya sesuai standar kesehatan.
Sepanjang Oktober 2026, tim melakukan uji coba lapangan dan memasang instalasi di enam kampung. Keenam letak tersebut adalah Mekarsari, Thessa, Onim Jaya, Mbima Jaya, Wonorejo, dan Pinang Agung.
Pemasangan ini didukung oleh abdi negara TNI dan pemerintah kampung setempat. Tim kemudian mengadakan sosialisasi tata kelola dan menyerahkan instalasi pada hari berikutnya.
Langkah TEP Unpad juga sejalan dengan pengarahan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·