Astronot NASA Gelar Eksperimen Botani di Stasiun Luar Angkasa Internasional

Sedang Trending 5 jam yang lalu
Astronot NASA Gelar Eksperimen Botani di Stasiun Luar Angkasa Internasional Astronot NASA Luke Delaney melakukan penelitian botani di ISS.(NASA/Jessica Watkins)

DI dalam laboratorium nan mengorbit Bumi di tengah sunyi udara luar angkasa, aktivitas penelitian biologi terus berlangsung. Dalam sebuah potret terbaru nan diabadikan Komandan Misi SpaceX Crew-13 NASA, Jessica Watkins, terlihat astronot NASA Luke Delaney sedang sibuk menjalankan penelitian botani di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS).

Melalui gambar tersebut, Delaney tampak bekerja menggunakan cangkir petri (petri dishes) dan modul penelitian khusus. Penelitian ini dirancang untuk mendalami gimana tanaman tumbuh serta merespons lingkungan mikrogravitasi di luar angkasa, secara spesifik meneliti respons genetik tanaman terhadap kondisi gravitasi minim tersebut.

Studi mengenai tumbuhan di orbit bumi ini bukanlah nan pertama kali dilakukan. Selama bertahun-tahun, para astronot di ISS telah melakukan beragam penyelidikan dan eksperimen tanaman, mulai dari menanam cabe dan produk pertanian konsumsi lainnya, hingga membuktikan bahwa lumut bisa memperkuat hidup di lingkungan luar angkasa nan ekstrem di luar stasiun.

Stasiun luar angkasa tidak hanya berisi tembok berwarna putih dan abu-abu nan dipenuhi komputer, tombol, serta sakelar teknologi tinggi. Kehadiran beragam riset biologis menjadikan laboratorium melayang ini tetap dihidupi oleh sains hayati.

Meskipun ruang angkasa sering dianggap sebagai "batas akhir" (the final frontier) untuk mempelajari objek jauh seperti lubang hitam hingga ledakan bintang, beragam aktivitas di ISS sejatinya dirancang untuk memberikan akibat kembali bagi kehidupan di Bumi. Selain satelit nan memantau perubahan corak lahan, migrasi satwa, pencairan gletser, dan musibah alam dari orbit, penelitian terhadap tanaman, hewan, organisme mikroskopis, serta riset medis di ISS ditujukan untuk mendukung perawatan kesehatan dan kehidupan manusia di Bumi. (Space/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑