Asap Karhutla Masih Pekat, UAS di Palangka Raya Terancam Mundur ke Januari 2027

Sedang Trending 22 jam yang lalu

Palangka Raya -

Jadwal ujian akhir semester (UAS) ganjil di Kota Palangka Raya nan direncanakan berjalan pada 7 Desember 2026 terancam mundur hingga Januari 2027. Rencana pengunduran itu akibat asap karhutla nan tetap menyelimuti area itu.

Mundurnya agenda ujian menjadi salah satu opsi nan dipertimbangkan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menyusul belum pastinya waktu penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM). Hingga kini, pembelajaran jarak jauh (PJJ) tetap menjadi bagian dari upaya mengurangi akibat kabut asap terhadap siswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan penyesuaian agenda ujian berjuntai pada perkembangan kondisi pembelajaran dan ketuntasan materi nan kudu dikuasai siswa selama semester ganjil.

"Kalau seandainya tidak bisa turun November, ada kemungkinan pada Januari," ujar Jayani, dilansir detikKalimantan, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, pembelajaran jarak jauh mempunyai tantangan tersendiri dibandingkan pembelajaran tatap muka. Perbedaan proses penyampaian dan penerimaan materi membikin sekolah perlu memastikan kembali sejauh mana siswa memahami pelajaran nan telah diberikan.

"Jika PTM sudah dapat dilaksanakan pada November, sekolah tetap mempunyai kesempatan untuk mengejar ketertinggalan melalui aktivitas pengayaan, pengulangan, dan penguatan materi sebelum ujian berlangsung," katanya.

Namun, andaikan pembelajaran belum melangkah optimal dan materi belum sepenuhnya dikuasai siswa, sekolah memerlukan waktu tambahan. Ujian nan semula dijadwalkan pada awal Desember dapat digeser ke akhir bulan, apalagi Januari 2027 jika berbenturan dengan libur Natal dan Tahun Baru.

Jayani mengaku cemas pembelajaran jarak jauh membikin sebagian siswa tidak menerima materi secara maksimal. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan krusial agar penyelenggaraan ujian tidak hanya terpaku pada almanak pendidikan, tetapi juga memperhatikan kesiapan peserta didik.

"Kami cemas sebagian anak selama PJJ tidak maksimal menerima materi nan diajarkan pada semester ganjil ini," katanya.

Baca selengkapnya di sini

(idh/gbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑