AS Lumpuhkan Kapal yang Terobos Blokade Pelabuhan di Iran

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
AS Lumpuhkan Kapal nan Terobos Blokade Pelabuhan di Iran Gambar satelit nan diambil oleh 2026 Planet Labs PBC pada tanggal 2 Maret 2026 ini memperlihatkan asap nan membubung dari sebuah kapal setelah terjadi ledakan di Pelabuhan Bandar Abbas di sepanjang Selat Hormuz.(2026 Planet Labs PBC / AFP)

AMERIKA Serikat  (AS) kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran. AS menembakkan rudal ke sebuah kapal tanker nan dituding melanggar blokade pelabuhan Iran, Selasa (2/6) waktu setempat.

Serangan tersebut menyasar kapal berbendera Botswana. Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan kapal tanker minyak kosong M/T Lexie berupaya berlayar menuju pelabuhan Iran meski telah menerima peringatan berulang kali selama 24 jam. Karena tidak mengindahkan petunjuk tersebut, militer AS akhirnya mengambil tindakan militer.

Dalam keterangannya, CENTCOM menyebut sebuah pesawat tempur AS menembakkan rudal Hellfire nan menghantam ruang mesin kapal sehingga kapal kehilangan keahlian beroperasi.

“Kapal mengabaikan sejumlah peringatan nan telah disampaikan selama periode 24 jam. Pada akhirnya pesawat militer AS melumpuhkan kapal dengan menembakkan rudal Hellfire ke ruang mesinnya,” demikian pernyataan CENTCOM.

Militer AS tidak menjelaskan apakah terdapat korban jiwa maupun luka akibat serangan tersebut.

Insiden terbaru itu menambah daftar kapal nan dihentikan Washington sejak blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran diberlakukan pada pertengahan April. Menurut info militer AS, sejauh ini enam kapal telah dicegat alias dilumpuhkan lantaran dianggap mencoba menerobos blokade.

Pekan lalu, AS juga menonaktifkan sebuah kapal kargo berbendera Gambia nan disebut melakukan pelanggaran serupa. Sebelumnya, dua kapal tanker berbendera Iran dihentikan dengan tembakan amunisi ke cerobong asap pada 8 Mei.

Sementara satu kapal Iran lainnya dilumpuhkan dua hari sebelumnya setelah pesawat tempur AS menembakkan meriam 20 milimeter ke bagian kemudi kapal.

Pada 19 April, sebuah kapal berbendera Iran juga menjadi sasaran setelah mengabaikan peringatan dari kapal perusak AS. Saat itu awak kapal diminta meninggalkan ruang mesin sebelum kapal perang Amerika menembakkan beberapa peluru kaliber besar ke area tersebut.

Ketegangan di area meningkat sejak Iran menutup secara efektif Selat Hormuz. Sebagai respons, Washington mengumumkan blokade terhadap pelabuhan Iran setelah upaya perundingan tenteram nan dimediasi Pakistan kandas menghasilkan terobosan pada April lalu.

(AFP/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia