Felldy Utama
, Jurnalis-Sabtu, 07 Maret 2026 |15:51 WIB

Jusuf Kalla (Foto: Felldy Utama/Okezone)
JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), mengkritisi niat awal keberadaan Board of Peace (BoP) buatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan realitas terkini usai AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran.
JK memandang buahpikiran pembentukan BoP ini sangat bagus. Sebab, langkah apa pun dalam upaya untuk menciptakan perdamaian di muka bumi ini pasti sangat baik.
"Cuma kita kudu memandang praktiknya bagaimana. Jangan kita baru bikin BoP, tapi baru satu minggu sudah menyerang, bertempur dengan negara lain," kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).
Realitas ini, kata dia, nan membikin BoP itu bertentangan dengan niat awal pembentukannya. Untuk itu, JK menilai keberadaan BoP perlu dievaluasi.
"Jadi kita krusial andaikan menjalankan misinya sesuai dengan awalnya. Tapi kenyataannya tidak, kan? Jadi memang perlu koreksi tentang BoP itu," ujarnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·