Presiden Iran Masoud Pezeshkian(AFP)
PERUNDINGAN antara Amerika Serikat (AS) dan Iran nan berjalan di Swiss sejak akhir pekan lampau menghasilkan sejumlah kemajuan penting. Salah satu capaian utama adalah kesepakatan kedua negara untuk membentuk empat golongan kerja nan bakal menangani beragam rumor strategis dalam proses penerapan nota kesepahaman (MoU) nan telah disepakati sebelumnya.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi menjelaskan bahwa kelompok-kelompok kerja tersebut bakal menjadi sarana utama dalam membahas beragam agenda nan menjadi konsentrasi negosiasi Washington dan Teheran.
"Para negosiator memutuskan golongan kerja bakal dibentuk, masing-masing Pencabutan Sanksi, Urusan Nuklir, Rekonstruksi dan Pembangunan Ekonomi, serta Pemantauan dan Implementasi," kata Kazem Gharibabadi dilansir media pemerintah Iran, IRNA, Selasa (23/6).
Kelompok Kerja Pencabutan Sanksi
Kelompok kerja pertama bakal menangani rumor penghentian hukuman nan selama ini diberlakukan Amerika Serikat terhadap Iran. Pembahasan bakal mencakup pencabutan beragam pembatasan ekonomi, pembebasan aset-aset Iran nan dibekukan, serta pemberian pengecualian hukuman bagi ekspor minyak dan produk petrokimia Iran.
Kelompok Kerja Rekonstruksi dan Pembangunan Ekonomi
Unit kedua difokuskan pada upaya pemulihan ekonomi pascakonflik. Kelompok ini bakal merancang beragam insentif ekonomi dan program pembangunan regional guna mendukung stabilitas serta pertumbuhan ekonomi di kawasan.
Kelompok Kerja Isu Nuklir
Kelompok kerja ketiga bakal membahas program nuklir Iran dan kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Unit ini bekerja merumuskan sistem pengawasan terhadap aktivitas nuklir Iran, termasuk peran inspeksi nan dilakukan badan atom Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut.
Kelompok Kerja Pemantauan dan Implementasi
Sementara itu, golongan kerja keempat bakal bertanggung jawab memastikan seluruh poin dalam nota kesepahaman sementara dijalankan sesuai kesepakatan. Unit ini juga bakal menangani beragam sengketa nan mungkin muncul selama proses penerapan berlangsung. Di pihak Amerika Serikat, Wakil Presiden JD Vance menyatakan bahwa sejumlah sasaran utama Washington telah sukses dicapai dalam perundingan tersebut.
Salah satu konsentrasi utama adalah pembentukan sistem nan bermaksud menjaga Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran internasional, termasuk penyusunan sistem koordinasi untuk operasi pembersihan ranjau di jalur strategis tersebut.
Selain itu, kedua negara juga sepakat membangun sistem de-konflikasi alias deconfliction cell nan bakal digunakan untuk mendukung penyelenggaraan gencatan senjata regional, termasuk di Libanon.
Kemajuan lain nan dicapai adalah pemberian akses kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk kembali melakukan pemantauan terhadap program nuklir Iran.
Perundingan di Swiss merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman nan ditandatangani beberapa pekan lampau oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Penandatanganan dilakukan secara terpisah tanpa pertemuan langsung antara kedua pemimpin.
Kesepakatan tersebut mencakup penghentian bentrok di beragam front, pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan hukuman Amerika Serikat terhadap Iran, serta pembahasan mengenai masa depan program nuklir Teheran. MoU itu juga menetapkan bahwa kedua negara kudu menyelesaikan proses negosiasi dalam waktu 60 hari sejak penandatanganan.
Kerangka tersebut diharapkan menjadi fondasi menuju penyelesaian bentrok nan lebih permanen di kawasan. Meski demikian, proses diplomasi tetap menghadapi tantangan. Di tengah berlangsungnya negosiasi, Presiden Donald Trump kembali melontarkan peringatan bahwa Amerika Serikat dapat mengambil tindakan militer terhadap Iran andaikan diperlukan.
Ia juga meminta Teheran memastikan golongan Hizbullah tidak melakukan tindakan nan dapat mengganggu jalannya proses perdamaian. Dengan terbentuknya empat golongan kerja tersebut, Washington dan Teheran sekarang memasuki fase baru dalam upaya menerjemahkan kesepakatan politik menjadi langkah-langkah konkret nan dapat mendukung stabilitas area dan mengurangi ketegangan nan telah berjalan selama bertahun-tahun. (Fer/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·