AS Ancam Tingkatkan Perang Dagang dengan Kanada

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Presiden AS Donald Trump berbincang di sebuah rapat umum Hari Kemerdekaan, menandai peringatan 250 tahun kemerdekaan AS, di National Mall di Washington, D.C., AS, Sabtu (4/7/2026). Foto: Evan Vucci/REUTERS

Amerika Serikat (AS) langsung menakut-nakuti bakal memperburuk perang jual beli dengan Kanada usai Ottawa memberlakukan tindakan pembalasan tarif pada Selasa (8/9).

Washington mengambil langkah untuk memblokir impor sejumlah produk sekaligus mengenakan tarif baru terhadap produk lainnya. AS juga telah berupaya melarang perusahaan-perusahaan Kanada menjual produknya kepada kontraktor pemerintah.

Seorang pejabat senior pemerintahan menyatakan larangan impor terhadap sejumlah produk susu dan alkohol dari Kanada bertindak dalam tiga pekan nan bakal datang. Ancaman Trump untuk meningkatkan tarif otomotif menjadi 50 persen mulai 1 Januari juga tetap berlaku.

Pejabat tersebut mengatakan pihaknya berambisi dapat melakukan pembicaraan dengan pemerintah Kanada dalam beberapa hari mendatang.

Sebelum eskalasi tersebut diumumkan di Washington pada Selasa (8/9) malam. Bloomberg Economics menghitung akibat dari skenario terburuk, ialah ketika USMCA dibatalkan dan Kanada membalas dengan mengenakan tarif tinggi.

Mark Carney. Foto: Carlos Osorio/REUTERS

“Kami memperkirakan akibat jangka panjang terhadap ekonomi Kanada dapat mencapai 2 persen dari PDB,” tulis ahli ekonomi Bloomberg Economics Maeva Cousin dan Rana Sajedi dalam catatan riset di Bloomberg Terminal, dikutip dari Bloomberg, Kamis (10/9).

Perdana Menteri Mark Carney mengatakan dirinya tidak meyakini bahwa perang jual beli dengan AS perlu diperburuk. Namun, dia menilai langkah pembalasan terhadap tarif terbaru nan diberlakukan AS tetap diperlukan, sembari memperingatkan penduduk Kanada untuk bersiap menghadapi masa-masa penuh gejolak ke depan.

“Ini tidak bakal mudah, dan saya tidak bakal berpura-pura sebaliknya. Namun, penduduk Kanada pernah menghadapi masa-masa susah sebelumnya, dan nan selalu membantu kita melewatinya bukanlah hanya satu langkah,” kata Carney dalam sebuah video pada Selasa (8/9).

Dampak ekonomi nan diperingatkan Carney akibat perang jual beli sekarang menjadi realita pahit bagi sejumlah upaya mini nan mengekspor produknya ke AS. Di seluruh Kanada, perusahaan-perusahaan kehilangan pesanan, mulai mempertimbangkan pemutusan hubungan kerja, dan kudu menanggung biaya nan lebih tinggi. Bagi sebagian perusahaan, ancaman tersebut apalagi menyangkut kelangsungan hidup bisnis.

Sementara itu, Uni Eropa dan Kanada tengah berupaya membangun hubungan baru nan mencakup beragam bidang, mulai dari perdagangan hingga keamanan. Kedua mitra transatlantik tersebut berupaya membentuk aliansi baru untuk mengimbangi dinamika politik kekuatan dunia nan selama ini didominasi oleh AS dan China.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan