Arema FC vs Persik Kediri, Marcos Santos Nilai Macan Putih Tim Berbahaya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Cikal Bintang , Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |12:10 WIB

Arema FC vs Persik Kediri, Marcos Santos Nilai Macan Putih Tim Berbahaya

Arema FC waspada penuh menjelang berhadapan dengan Persik Kediri (Foto: Instagram/@aremafcofficial)

MALANG – Pelatih Arema FC, Marcos Santos, waspada penuh menjelang timnya berhadapan dengan Persik Kediri. Ia menilai, Macan Putih adalah kesebelasan nan berbahaya.

Duel Arema FC vs Persik Kediri itu tercipta di pekan ketiga Super League 2026-2027. Laga dijadwalkan berjalan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (18/9/2026) pukul 15.30 WIB.

1. Berbagai Sektor

 Instagram/persikfcofficial)

Santos menyadari laga melawan Persik tidak bakal melangkah mudah. Selain aspek rivalitas kedua tim, musuh mempunyai sejumlah pemain nan dinilai bisa memberikan ancaman dari beragam sektor.

Pria asal Brasil itu memandang Persik bukan tim nan hanya mengandalkan serangan balik. Imanol Garcia dan kawan-kawan juga dinilai mempunyai keahlian menguasai bola serta membangun serangan secara terorganisasi.

"Mereka mempertahankan banyak pemain dari musim lampau serta pelatih,” kata Santos, dikutip dari laman resmi I.League, Jumat (18/9/2026).

“Mereka adalah tim nan sangat bagus dalam melakukan counter attack, tetapi juga suka menguasai bola nan baik ala pembimbing asal Spanyol. Jadi itu nan kudu diwaspadai, juga mereka bisa menguasai serangan balik," imbuhnya.

Perhatian Marcos juga tertuju pada sejumlah pemain Persik nan mempunyai keahlian mencetak gol dalam situasi cepat. Oleh lantaran itu, Singo Edan diminta memperhitungkan pergerakan para pemain tersebut selama pertandingan.

"Penyerang mereka, Jose Enrique, adalah pemain nan sangat rawan dan bisa mencetak gol hanya dengan satu sentuhan. Mereka juga punya Eduardo Barbosa dari PSBS Biak sebagai gelandang pengatur tempo di lini tengah, serta dua winger nan sigap seperti Ernesto di sisi kanan," tutur Santos.

Santos juga meminta para pemain Arema FC tidak hanya konsentrasi ketika kehilangan penguasaan bola. Menurutnya, fase transisi juga menjadi salah satu aspek nan kudu diperhatikan sepanjang pertandingan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑