Feby Novalius
, Jurnalis-Minggu, 08 November 2026 |11:20 WIB

Investasi di Indonesia (Foto: Okezone)
JAKARTA – Investor asal Inggris dan Belanda menyatakan komitmen investasi sekitar Rp2,5 triliun di area industri Indonesia. Komitmen tersebut mencakup pemanfaatan lahan industri di Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Jakarta, serta pengembangan prasarana digital di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah.
Kesepakatan investasi tersebut ditandatangani dalam rangkaian Indonesia Investment Forum (IIF) 2026 di London, Inggris, Kamis (5/11/2026). Penandatanganan dilakukan oleh PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) dan PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), nan merupakan bagian dari Holding Kawasan Industri Indonesia di bawah PT Danareksa (Persero).
Penandatanganan disaksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, dan Duta Besar RI untuk Inggris Raya Desra Percaya.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan JIEP Leonnardo Feneri mengatakan, penanammodal asal Inggris, BlackInk Co-operation Limited, bakal menindaklanjuti komitmen investasinya melalui kerja sama pemanfaatan lahan industri di JIEP. Investasi tersebut diproyeksikan membuka ratusan lapangan kerja.
Menurut Leonnardo, JIEP telah menyiapkan lahan beserta support utilitas listrik dan air untuk menunjang rencana investasi tersebut. Namun, realisasi kerja sama tetap bakal memasuki tahap pembahasan lebih lanjut sesuai ketentuan nan berlaku.
Sementara itu, Direktur Utama KITB Marfan Trihartiko mengatakan, kerja sama di KEK Industropolis Batang diarahkan pada pengembangan ekosistem prasarana digital untuk mendukung aktivitas industri.
20 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·