Awaludin
, Jurnalis-Sabtu, 25 Juli 2026 |10:59 WIB

Kelompok pemberontak Houthi Yaman meluncurkan rudal dan pesawat nirawak ke Bandara Abha, Arab Saudi (foto: AP News)
JAKARTA - Arab Saudi melancarkan serangan ke Kota Hodeidah nan dikuasai golongan Houthi di Yaman. Serangan ini menjadi eskalasi terbaru di tengah meningkatnya ketegangan area nan dipengaruhi bentrok antara Amerika Serikat dan Iran.
Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (25/7/2026). Kementerian Luar Negeri Houthi menyatakan serangan nan terjadi pada Jumat 24 Juli 2026 malam itu bakal membawa akibat serius bagi Riyadh. Kelompok tersebut juga menegaskan bakal memberikan jawaban atas serangan tersebut.
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Houthi menyebut bahwa dengan menyerang Hodeidah, Arab Saudi telah menjadikan "eskalasi demi eskalasi" sebagai karakter fase bentrok berikutnya.
Media nan berafiliasi dengan Houthi, Al Masirah TV, melaporkan bahwa serangan menyasar akomodasi milik otoritas telekomunikasi di Hodeidah. Selain itu, serangan juga dilaporkan terjadi di Pulau Kamaran.
Menurut Al Masirah TV, sejauh ini satu orang wanita mengalami luka-luka akibat serangan di Pulau Kamaran.
Sementara itu, instansi buletin Reuters mengutip keterangan saksi mata nan menyebut ledakan terlihat di area Pelabuhan Hodeidah. Namun, koalisi ketua Arab Saudi membantah telah menargetkan pelabuhan tersebut.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·