Api Karhutla Menyala Lagi, Gardu Induk Lamandau Kembali Terancam

Sedang Trending 50 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) terjadi Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah pada Kamis (20/8) sore, bergerak sigap hingga mendekati area Gardu Induk PLN dan permukiman warga.

Kebakaran nan sebelumnya sempat dipadamkan pada pagi hari kembali menyala dan meluas di area jejak persawahan. Informasi dihimpun, kobaran api bergerak ke arah Gardu Induk PLN Kujan.

Petugas campuran memprioritaskan pengamanan objek vital tersebut sekaligus membikin penyekatan untuk mencegah api menjalar ke rumah-rumah warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala BPBD Kabupaten Lamandau Hendikel mengatakan kondisi lahan gambut nan kering menjadi salah satu aspek nan membikin api sigap menjalar.

"Prioritas kami saat ini mengamankan Gardu Induk PLN dan mencegah api merambat ke permukiman warga. Kami berbareng seluruh tim terus melakukan pemadaman dan penyekatan. Hingga pagi ini tetap ada api dan tetap terus kita pantau," kata Hendikel, Jumat (21/8), dikutip dari detikKalimantan.

Ratusan personel campuran dikerahkan ke lokasi. Mereka terdiri dari BPBD Lamandau, Satpol PP, Damkar, PDAM, TNI-Polri hingga masyarakat.

"Sejumlah armada pemadam juga diterjunkan untuk menjangkau titik-titik api di sekitar gardu. Bahkan, beberapa bagian pagar Gardu Induk PLN terpaksa dijebol agar petugas dan selang pemadam dapat lebih sigap masuk menuju area kebakaran," kata dia.

"Upaya pemadaman tidak hanya dilakukan dari darat. Sebuah helikopter turut dikerahkan dan terlihat mengambil air dari Sungai Lamandau untuk membantu operasi pemadaman dari udara," imbuhnya.

Hingga sekitar pukul 19.00 WIB, sejumlah titik api tetap terlihat membesar. Kondisi ini membikin petugas terus melakukan penyekatan dengan parit agar pergerakan api melambat dan tidak mengarah ke Gardu Induk PLN maupun permukiman Desa Kujan.

"Petugas campuran tetap bersiaga hingga awal hari tadi. Pergerakan api terus dipantau untuk memastikan kobaran tidak semakin mendekati objek vital dan rumah warga," ujarnya.

Api dekati rumah penduduk di Kobar

Sementara di wilayah tetangga Lamandau, ialah Kotawaringin Barat (Kobar), api juga mulai banyak mendekati permukiman warga.

Sejak Kamis (20/8) hingga hari ini (Jumat), konsentrasi utama tim campuran diarahkan ke area Karang Anyar dan Kumpai Batu Bawah lantaran api dilaporkan mulai mengarah ke lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Kepala Bidang Operasi Satgas Karhutla Kobar 2026 Dwi Agus Suhartono mengatakan kebakaran di Karang Anyar telah berjalan sejak malam sebelumnya. Pergerakan api nan semakin dekat dengan permukiman membikin petugas kudu bergerak sigap untuk mencegah api meluas.

"Untuk tim saat ini terkonsentrasi ke area Karang Anyar dan Kumpai Batu Bawah. Kedua wilayah tersebut menjadi perhatian lantaran api dilaporkan mulai mengarah ke lingkungan tempat tinggal masyarakat," ujar Dwi, Jumat pagi.

Situasi serupa terjadi di Kumpai Batu Bawah. Sejumlah titik kebakaran juga mulai mengarah ke permukiman sehingga personel dibagi untuk melakukan pemadaman sekaligus membangun pengamanan agar kobaran api tidak mencapai rumah warga.

Satgas juga menerima laporan kemunculan titik api baru di area Kubu pada Kamis siang. Lokasi kebakaran disebut berada ke arah area pemancingan alias pemandian.

"Pada Kamis kemarin kami mendapat berita bahwa di wilayah Kubu, arah pemancingan alias pemandian, terpantau juga ada titik api. Hingga hari ini tetap kita atasi," kata Dwi.

Baca buletin selengkapnya di sini.

(fra/fra)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional