Apel Kebangsaan Jaga Jakarta Bacakan 5 Deklarasi, Ini Isinya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Peserta Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia nan berjalan di pelataran Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (8/8), membacakan lima poin deklarasi demi menjaga Jakarta dan Indonesia.

Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia, nan diinisiasi Polda Metro Jaya, diikuti sekitar 11 ribu peserta, mulai dari personil TNI dan Polri, ormas, ojek online, hingga buruh.

Kegiatan ini merupakan momentum kebersamaan untuk memperkuat persatuan dan menjaga Jakarta tetap aman, nyaman, dan kondusif. Selain itu, aktivitas Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia menggambarkan sinergi Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta beragam komponen masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apel Kebangsaan ini dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi.

Secara simbolis, pembacaan deklarasi diwakilkan oleh masing-masing perwakilan komponen masyarakat nan ikut dalam apel.

Berikut daftar komplit poin-poin deklarasi Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia:

"Kami segenap eleman masyarakat menyatakan sikap:

1. Kami berkomitmen menjaga Jakarta tetap aman, tertib, tenteram dan nyaman, sebagai rumah berbareng seluruh masyarakat serta etalase Indonesia di mata dunia.

2. Kami berasosiasi dalam Kebhinekaan, menolak segala corak provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan nan dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

3. Kami memperkuat gotong royong dan kerjasama antara pemerintah, TNI-Polri, bumi usaha, organisasi pemuda, dan seluruh masyarakat dalam menjaga Jakarta.

4. Kami melindungi generasi muda dan masa depan bangsa dari narkoba, kejahatan, radikalisme, serta beragam pengaruh negatif dengan membangun lingkungan nan sehat, produktif, dan berkarakter.

5. Kami siap menjaga Jakarta untuk Indonesia dengan disiplin, kepedulian, toleransi, dan semangat kebangsaan, demi Jakarta nan maju dan Indonesia nan berdaulat, adil, dan makmur."

(mnf/har)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional