APBD Kepri 2027 Diproyeksikan Rp3,510 Triliun, Fokus Infrastruktur dan Kesejahteraan

Sedang Trending 4 hari yang lalu

, TANJUNGPINANG, – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengumumkan proyeksi APBD tahun anggaran 2027 mencapai Rp3,510 triliun. Pengumuman ini disampaikan dalam rapat paripurna pengajuan Rancangan KUA-PPAS APBD Kepri 2027 di Kantor DPRD setempat, Selasa. Pendapatan wilayah pada tahun nan sama diperkirakan sebesar Rp3,480 triliun.

Adapun pembiayaan wilayah secara netto diperkirakan mencapai Rp18,27 miliar. Angka ini merupakan selisih antara penerimaan pembiayaan sebesar Rp149 miliar dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp131 miliar. "Penerimaan pembiayaan berasal dari penyaluran tahap kedua pinjaman wilayah dari Bank Jabar Banten (BJB)," kata Ansar.

Alokasi untuk Proyek Strategis

Menurut Ansar, penerimaan pembiayaan wilayah tahun 2027 sebesar Rp149 miliar bakal digunakan untuk mendukung sejumlah proyek tahun plural (multiyears). Proyek-proyek tersebut di antaranya pembangunan Poliklinik Rawat Jalan RSUD Raja Ahmad Tabib serta Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat.

Sementara itu, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp131 miliar meliputi penyertaan modal wilayah kepada Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) sebesar Rp20 miliar. Sisanya, sebesar Rp111,12 miliar, dialokasikan untuk pembayaran angsuran pokok utang nan jatuh tempo.

Pedoman Pembangunan Berkelanjutan

Gubernur Ansar menjelaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS APBD Kepri Tahun 2027 merupakan tahapan strategis nan merujuk pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Dokumen ini juga diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan nasional serta prioritas pembangunan daerah.

Penyusunan APBD tahun 2027 diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan wilayah melalui penguatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemerataan pembangunan wilayah. Fokus lainnya adalah penguatan prasarana serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Dokumen KUA-PPAS ini menjadi pedoman berbareng dalam menyusun APBD 2027 agar setiap program dan aktivitas betul-betul memberikan faedah nyata bagi masyarakat serta bisa menjawab beragam tantangan pembangunan di Kepri," ujar Ansar.

Komitmen Anggaran Tepat Sasaran

Pemerintah Provinsi Kepri terus berkomitmen mengelola finansial wilayah secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Melalui perencanaan anggaran nan tepat sasaran, pemerintah optimistis beragam program prioritas dapat melangkah optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nan inklusif.

Kebijakan anggaran tahun 2027 diarahkan untuk mendukung peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat. Hal ini mencakup penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi maritim, peningkatan daya saing investasi, pengembangan UMKM, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, serta percepatan pembangunan prasarana nan merata di seluruh wilayah Kepri.

"Setiap rupiah nan dialokasikan dalam APBD kudu bisa memberikan akibat nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah," tegas dia.

Gubernur Ansar berambisi pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 dapat berjalan secara konstruktif antara pemerintah provinsi dan DPRD. Ia optimistis APBD 2027 bisa menjadi instrumen pembangunan nan efektif dalam mewujudkan Kepri nan semakin maju, sejahtera, dan berkekuatan saing.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional