Jakarta, CNN Indonesia --
Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) nan diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap seorang pengemudi lajuran di jalur Wamena menuju Mbua, Papua Pegunungan, Selasa (15/9).
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan saat ini pihaknya tengah mendalami info keterlibatan KKB wilayah Kodap III Ndugama nan diduga berada di sekitar letak kejadian.
"Ada info nan mengarah kepada golongan Kodap III Ndugama nan berada di sekitar lokasi, namun info tersebut tetap kudu kami dalami dan verifikasi lebih lanjut," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga membantah klaim nan disebarkan oleh KKB bahwa korban merupakan personil intelijen abdi negara keamanan. Yusuf memastikan info tersebut tidak betul dan propaganda nan disebarkan sebagai dalih tindakan penyerangan.
"Berita nan menyebut pengemudi lanjuran merupakan personil intel abdi negara keamanan adalah buletin bohong alias hoaks. Sopir itu memang bekerja sebagai pengemudi dan sudah menjalankan pekerjaannya selama sekitar 13 tahun di jalur tersebut," tuturnya.
Lebih lanjut, dari hasil olah TKP pihaknya juga menemukan sejumlah peralatan bukti berupa satu butir selongsong amunisi laras panjang kaliber 5,56 milimeter serta satu buah tas nan berisi identitas korban.
Yusuf memastikan pihaknya bakal terus melakukan investigasi untuk mengidentifikasi dan menangkap seluruh pelaku nan terlibat.
"Kami bakal terus melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan ini," pungkasnya.
Sebelumnya pengemudi kendaraan lajur rute Wamena-Mbua berinisial AS (41) dibunuh oleh KKB di Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Selasa (15/9).
Peristiwa itu terjadi ketika korban AS berangkat dari Ilekma menuju Mbua dengan membawa bahan kebutuhan pokok dan sembilan orang penumpang. Sekitar pukul 08.30 WIT, rombongan diduga mengalami penghadangan oleh golongan bersenjata di area Habema.
Korban baru ditemukan pada Rabu (16/9) pagi. Kendaraan ditemukan berada di bibir lembah dengan kedalaman sekitar 13 meter dari bahu jalan dalam kondisi gosong terbakar. Di dalam kendaraan juga ditemukan korban dengan keadaan gosong terbakar.
(tfq/gil)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·