apakah threads bisa menghasilkan uang – Halo, Grameds! Pertanyaan ini makin sering muncul seiring ramainya orang membangun audiens dan individual branding di platform nan terhubung dengan IG tersebut.
Sekilas Threads memang terlihat seperti tempat untuk berbagi opini dan ngobrol santai. Tapi di kembali unggahan-unggahan singkat itu, banyak orang mulai memandang kesempatan untuk membangun komunitas, menarik klien, hingga menghasilkan cuan.
Jadi, benarkah Threads bisa menjadi sumber penghasilan? Yuk, cari tahu jawabannya!
Apakah Threads Bisa Menghasilkan Uang?
Jawaban singkatnya: bisa, tapi belum secara langsung.
Saat ini, Threads belum mempunyai sistem monetisasi resmi seperti:
- ads revenue (bagi hasil iklan)
- creator fund
- subscription berbayar
Berbeda dengan YouTube alias TikTok nan sudah menyediakan fitur monetisasi langsung untuk kreator.
Namun, Grameds jangan langsung kecewa dulu. Justru di sinilah peluangnya. Threads bisa menghasilkan duit secara tidak langsung, apalagi potensinya cukup besar jika dimanfaatkan dengan strategi nan tepat.
Kenapa Threads Punya Potensi Menghasilkan Uang?
Sebelum masuk ke langkah cuan, krusial banget buat tahu kenapa Threads punya kesempatan besar.
1. Platform Masih Baru
Threads termasuk platform nan relatif baru, jadi:
- persaingan belum terlalu ketat
- peluang untuk viral tetap tinggi
- akun mini tetap bisa naik cepat
2. Algoritma Masih Ramah
Threads condong menampilkan konten berasas interaksi, bukan hanya jumlah followers. Artinya, Grameds tetap punya kesempatan besar walaupun baru mulai.
-
Terhubung dengan Instagram
Karena terintegrasi dengan Instagram, Anda bisa:
- langsung bawa followers
- bangun audiens lebih cepat
- memanfaatkan ekosistem nan sudah ada
-
Konten Lebih Mudah Dibuat
Berbeda dari video, konten di Threads berbasis teks. Jadi:
- nggak perlu editing ribet
- bisa posting cepat
- cocok untuk semua orang
Cara Menghasilkan Uang dari Threads
Nah, ini bagian nan paling ditunggu, Grameds. Walaupun belum ada monetisasi resmi, ada banyak langkah buat menghasilkan duit dari Threads.
-
Personal Branding
Threads adalah tempat nan sangat kuat untuk membangun individual branding.
Grameds bisa mulai dengan:
- berbagi opini
- menulis pengalaman
- membahas topik tertentu (misalnya: buku, film, marketing, kampus)
Kalau Anda konsisten, orang bakal mulai mengenali Anda sebagai “ahli” di bagian tertentu.
Kenapa ini penting? Karena dari individual branding, Anda bisa mendapatkan:
- job freelance
- undangan jadi pembicara
- kerja sama brand
-
Affiliate Marketing
Salah satu langkah paling mudah untuk pemula adalah affiliate marketing.
Caranya:
- Rekomendasikan produk
- Sisipkan link affiliate
- Dapat komisi dari setiap pembelian
Misalnya:
- buku
- skincare
- gadget
3. Promosi Bisnis Sendiri
Kalau Grameds punya usaha, Threads bisa jadi perangkat promosi nan efektif.
Bukan dengan langkah jualan langsung, tapi lewat:
- storytelling
- pengalaman pribadi
- behind the scene
Contoh:
“hari ini capek banget packing order 100 pcs ? tapi seneng banget!”
Konten seperti ini terasa relatable dengan audiens nan sama-sama mempunyai usaha.
-
Endorsement & Paid Promote
Kalau akun Anda sudah punya:
- followers nan cukup
- engagement tinggi
Brand bakal mulai melirik.
Kamu bisa dapat:
- endorse
- paid promote
- campaign kerja sama
-
Jasa alias Skill
Threads juga cocok buat jual jasa, seperti:
- desain
- penulisan
- editing
- konsultasi
Tinggal tunjukkan skill Anda lewat konten.
-
Mengarahkan Traffic ke Platform Lain
Threads bisa jadi “pintu masuk”.
Kamu bisa arahkan audiens ke:
- TikTok
- YouTube
- blog
Lalu menghasilkan duit dari sana.
Strategi Supaya Bisa Cuan dari Threads
Biar nggak hanya posting tanpa hasil, Grameds perlu strategi.
-
Tentukan Niche
Jangan telaah semuanya sekaligus.
Pilih satu topik:
- self development
- mahasiswa
- buku & film
- lifestyle
2. Konsisten Posting
Minimal:
- 1–2 kali sehari
Algoritma Threads suka akun nan aktif.
-
Gaya Bahasa
Jangan terlalu formal.
Gunakan:
- bahasa santai
- cerita personal
- opini jujur
-
Bangun Interaksi
Balas komentar, ajak diskusi.
Semakin banyak hubungan ? semakin besar jangkauan.
-
Fokus ke Value
Tanyakan ke diri sendiri:
“konten ini berfaedah nggak?”
Kalau jawabannya iya, kesempatan berkembang lebih besar.
Kesalahan nan Harus Dihindari
Biar nggak salah langkah, hindari ini ya, Grameds:
1. Terlalu Fokus Jualan dari Awal
Langsung hard selling bisa bikin audiens kurang tertarik. Bangun kepercayaan dulu sebelum jualan.
2. Tidak Konsisten Posting
Jarang posting bikin akun susah berkembang. Usahakan rutin biar tetap aktif.
3. Meniru Tanpa Identitas Sendiri
Meniru tanpa style sendiri bikin akun kurang menonjol. Temukan karakter khasmu.
4. Tidak Membangun Interaksi
Jarang respon audiens bikin engagement rendah. Aktiflah berinteraksi agar jangkauan naik.
Berapa Lama Bisa Menghasilkan Uang dari Threads?
Grameds, menghasilkan duit dari Threads itu nggak bisa instan. Waktunya bisa beda-beda, tergantung konsistensi kamu, kualitas konten, dan seberapa sigap audiens berkembang. Ada nan mulai dapat kesempatan dalam beberapa minggu, tapi banyak juga nan butuh waktu lebih lama.
Apakah Followers di Threads Berpengaruh pada Penghasilan?
Berpengaruh, tapi bukan segalanya. nan lebih krusial justru hubungan dari audiens.
Yang perlu diperhatikan:
- Engagement tinggi lebih berbobot daripada followers banyak
- Komentar dan obrolan bikin akun lebih “hidup”
- Brand biasanya lihat kualitas audiens, bukan hanya jumlah
Jadi, Grameds nggak perlu nunggu followers ribuan dulu untuk mulai dapat peluang.
Jenis Konten nan Paling Cepat Viral di Threads
-
Konten relatable (dekat dengan kehidupan sehari-hari)
Konten nan bikin orang merasa “ini gue banget” biasanya lebih mudah viral lantaran banyak nan merasa terhubung.
-
Cerita pengalaman pribadi
Storytelling nan jujur dan apa adanya lebih menarik dibanding konten nan terlalu dibuat-buat.
-
Opini alias perspektif pandang menarik
Konten nan membujuk berpikir alias punya perspektif unik bisa memancing diskusi.
-
Konten nan mengundang interaksi
Misalnya pertanyaan, curhat, alias topik ringan nan bikin orang mau ikut berkomentar.
Cara Membangun Audiens dari Nol di Threads
-
Tentukan niche alias topik utama
Supaya akun Anda punya arah nan jelas dan mudah dikenali.
-
Konsisten posting
Posting rutin membantu akun lebih sigap berkembang dan dikenal algoritma.
-
Gunakan style bahasa nan santuy dan personal
Konten nan terasa “manusiawi” lebih mudah disukai audiens.
-
Aktif berinteraksi dengan audiens
Balas komentar dan ikut obrolan agar engagement meningkat dan akun makin berkembang.
Threads vs Platform Lain: Mana Lebih Cuan?
| Platform | Monetisasi | Kelebihan | Kekurangan |
| Threads | Belum ada monetisasi langsung | Mudah digunakan, sigap berkembang, kesempatan besar untuk akun baru | Belum bisa menghasilkan duit langsung |
| YouTube | Adsense (iklan) | Penghasilan stabil, sistem monetisasi jelas | Butuh waktu lama untuk berkembang |
| TikTok | Creator Fund & brand deals | Mudah viral, banyak kesempatan kerja sama | Persaingan tinggi |
Kelebihan Threads Dibanding Platform Lain
1. Lebih Fokus pada Tulisan dan Ide
Threads memberi ruang lebih besar untuk menyampaikan opini, cerita, dan pemikiran. Jadi, Grameds bisa lebih “menjual” buahpikiran dibanding sekadar visual.
-
Interaksi Terasa Lebih Natural
Dibanding platform lain, percakapan di Threads terasa seperti obrolan santai. Ini bikin audiens lebih nyaman untuk engage dan berinteraksi.
-
Cocok untuk Storytelling
Threads sangat kuat untuk membangun cerita bersambung alias pengalaman personal. Ini bisa membantu Grameds membangun kedekatan dengan audiens.
-
Tidak Terlalu Bergantung pada Visual
Kalau di platform lain visual itu utama, di Threads justru isi tulisan nan jadi kunci. Jadi tetap bisa berkembang tanpa kudu punya konten visual nan “wah”.
-
Lebih Fleksibel untuk Eksplorasi Konten
Grameds bisa coba beragam style konten—curhat, edukasi, opini, alias humor—tanpa kudu takut “tidak sesuai format”.
-
Membangun Kedekatan dengan Audiens Lebih Cepat
Karena formatnya lebih individual dan conversational, audiens condong merasa lebih dekat dan terhubung dengan kreator.
Apakah Threads Cocok untuk Semua Orang?
Jawabannya: ya, terutama untuk pemula.
Threads cocok untuk:
- mahasiswa
- content creator baru
- pebisnis kecil
- freelancer
Karena:
- mudah digunakan
- tidak butuh modal besar
- fleksibel
Kesimpulan
Jadi, Grameds, kembali ke pertanyaan utama: apakah Threads bisa menghasilkan uang?
Jawabannya adalah bisa, tapi tidak secara langsung.
Threads bukan tempat untuk langsung mendapatkan duit seperti YouTube alias TikTok. Tapi, Threads adalah tempat nan sangat tepat untuk:
- membangun audiens
- memperkuat individual branding
- membuka kesempatan kerja sama
Kalau Anda konsisten, punya strategi, dan sabar membangun audiens, Threads bisa jadi salah satu jalan untuk menghasilkan duit di era digital seperti sekarang.
Rekomendasi Buku terkait
-
Resep Lezat Dari Kursus Masak Sedap


Majalah Sedap merupakan salah satu majalah nan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia lantaran membahas bumi kuliner nan lezat dan bergizi. Saking terkenalnya majalah sedap ini, banyak sekali pembaca nan menginginkan tim majalah sedap untuk menggelar kursus membikin kue alias masakan lainnya di kota mereka. Resep Lezat Dari Kursus Masak Sedap adalah kitab kumpulan resep nan ditulis oleh Samindra. Buku ini berisi beragam kumpulan resep nan bisa Anda coba di rumah. Dengan mencoba resep nan ada di dalam kitab ini, Anda bakal mendapatkan masakan nan lezat seperti sedang di restoran tanpa kudu bayar mahal.
2. Resep Simple Frida


Frida Rezania. Ia aktif berbagi resep camilan unik hingga resep masakan sehari-hari. Selain sederhana, resep wanita nan berkawan disapa Mak Frida ini juga digemari lantaran cita rasanya nan menggoyang lidah. Sebagai pecinta kopi, Frida menamai akun IG miliknya dengan menyebut kopi. Namun isinya bukan tentang resep membikin minuman kopi, melainkan beragam resep masakan. Frida menerangkan proses memasak resepnya juga dengan sederhana. Terkadang, dia memasukkan sedikit lawaksupaya lebih dekat dengan 392 ribu pengikutnya.
3. Resep Lengkap Jitu untuk Usaha Katering


Resep Lengkap Jitu untuk Usaha Katering Penulis kitab ini adalah pengusaha Katering Cindelaras nan berdiri sejak tahun 1994, selain itu 15 tahun lebih aktif sebagai pengajar kursus boga, serta menjabat sebagai Ketua Ikaboga (Ikatan Ahli Boga) Indonesia. Jasa boga adalah bumi nan ditekuninya selama nyaris 30 tahun. Menu favorit mewakili selera konsumen upaya katering nan menjadi rahasia dapur pun penulis bagikan dalam kitab ini, sebanyak 55 resep nan terbagi atas 10 kategori yaitu: Aneka Nasi, Hidangan Pembuka, Hidangan Berkuah, Hidangan Daging, Olahan Ayam, Olahan Ikan & Seafood, Sayuran, Pasta, Snack Asin, Puding & Snack Manis. Bagi Anda nan beriktikad memulai upaya jasa boga alias katering, kitab ini dapat menjadi inspirasi dan referensi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·