Apakah Takbiran Harus Dilakukan di Masjid? Berikut Penjelasannya

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Apakah Takbiran Harus Dilakukan di Masjid? Berikut Penjelasannya

Ilustrasi.

JAKARTA - Mengumandangkan takbir telah menjadi tradisi umat Islam di Indonesia, apalagi di dunia, di malam Hari Raya Idulfitri. Kumandang takbir terdengar dari masjid-masjid, apalagi di jalanan oleh orang-orang nan berparade menyambut datangnya Hari Kemenangan. 

Anjuran pembacaan takbir ini berdasarkan pada Surat al-Baqarah ayat 185:

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya: “Hendaklah Anda mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya nan diberikan kepadamu agar Anda bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185).

Dilansir dari NU Online, ayat ini ditafsirkan oleh Imam Ath-Thabari dalam Tafsir Ath-Thabari sebagai berikut:

  قال أبو جعفر: يعني تعالى ذكره: ولتعظِّموا الله بالذكر له بما أنعم عليكم به، من الهداية التي خذل عنها غيركم من أهل الملل الذين كتب عليهم من صوم شهر رمضان مثلَ الذي كتب عليكم فيه، فضلُّوا عنه بإضلال الله إياهم، وخصَّكم بكرامته فهداكم له، ووفقكم لأداء ما كتبَ الله عليكم من صومه، وتشكروه على ذلك بالعبادة لهُ. والذكر الذي حضهم الله على تعظيمه به، التكبير يوم الفطر

Artinya: "Abu Ja'far (Imam Ath-Thabari) berkata: Makna dari firman Allah Ta'ala tersebut adalah: 'Dan agar kalian mengagungkan Allah dengan berzikir kepada-Nya atas segala nikmat nan Dia berikan kepada kalian, berupa hidayah (petunjuk) nan tidak diberikan kepada umat-umat lain selain kalian.'

Yaitu umat-umat nan juga diwajibkan atas mereka puasa bulan Ramadhan sebagaimana diwajibkan atas kalian, namun mereka tersesat (dari kebenaran) lantaran Allah membiarkan mereka tersesat. Sedangkan Allah mengkhususkan kalian dengan kemuliaan-Nya, sehingga Dia memberi kalian petunjuk untuk mengenalnya (Ramadhan), dan memberi kalian taufik untuk menunaikan apa nan Allah wajibkan berupa puasa.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com