Feby Novalius
, Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |11:10 WIB

Apa nan bakal terjadi jika Pasar Saham Indonesia turun ke Standalone Market? (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)
JAKARTA – Apa nan bakal terjadi jika Pasar Saham Indonesia turun ke Standalone Market?
Penurunan status tersebut berpotensi memicu arus keluar modal asing, menekan nilai saham, dan meningkatkan akibat investasi di pasar modal domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah hingga perdagangan pukul 10.40 WIB. Indeks ambruk 5,17% alias 268 poin ke level 4.917.
Gejolak pasar tersebut dipicu oleh kombinasi aspek domestik dan global. Dari dalam negeri, salah satu pemicunya adalah pengumuman MSCI nan membuka periode konsultasi atas proposal reklasifikasi status Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market hingga 30 April 2027.
Senior Investment Information Mirae Asset, M. Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan penurunan status tersebut berpotensi memicu tindakan jual saham secara masif oleh biaya investasi pasif dunia nan merujuk pada indeks MSCI Emerging Markets.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·