Masih ingat dengan sosok Suzuki XBee nan tampil di helatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 pada Februari lalu? Mobil nan didatangkan langsung dari Jepang itu banyak menarik perhatian publik Tanah Air.
Namun pada pameran otomotif lainnya seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 kemarin, wujudnya tak ditemukan di booth Suzuki. Lantas, gimana dengan kelanjutan XBee di Indonesia?
Marketing & Value Chain 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Randy R Murdoko menjelaskan status XBee tetap dalam tahap studi. Pihaknya sejauh ini belum memutuskan untuk melakukan penjualan dalam waktu dekat.
"Jadi atensi dari teman-teman media maupun masyarakat terhadap Xbee itu cukup tinggi, kami sangat berterima kasih sekali. Kita pajang itu di IIMS 2026 kemarin ya, ini juga menjadi masukan nan baik buat kami dan prinsipal kami," buka Randy di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Menyoal absennya kehadiran XBee di GIIAS 2026 kemarin, dijelaskan pabrikan tengah berfokus pada perkenalan dan penjualan dua model terbaru Suzuki.
"Sebenarnya setiap motor show kita punya pertimbangan, ada unit nan kita showcase untuk dikembangkan lebih lanjut untuk masukan alias komentar dari pasar dan dijual. Cuma di GIIAS 2026 kemarin kita konsentrasi jual XL7 dan Fronx Kuro," terang Randy.
Kala dipantau kumparan jelang hari terakhir IIMS 2026, mobil berukuran kompak itu tetap jadi magnet tersendiri bagi pengunjung. Banyak orang-orang penasaran dengan XBee nan saat itu juga jadi pertama tampil di dalam negeri.
SIS pernah sedikit memberi trivia perihal langkah penyebutan nama XBee nan berfaedah 'Crossover To Be Exciting'. Huruf X pada awal nomenklatur tersebut dapat dibaca sebagai 'Cross' nan secara harfiah disebutkan sebagai Cross(X)Bee.
Suzuki XBee punya dimensi panjang 3.760 mm, lebar 1.670 mm, dan tinggi 1.705 mm. Serta panjang sumbu roda nan membentang 2.435 mm, model ini tak masuk pengelompokkan kei car di Jepang lantaran panjang telah melampaui pemisah izin ialah 3,4 meter.
Mobil mungil ini mengemas mesin 1.000 c berkode K10C nyaris serupa dengan S-Presso nan bisa menghasilkan tenaga 98-99 daya kuda pada 5.500 rpm dan torsi puncak 150 Nm di 1.700-4.000 Nm nan dipasok ke roda depan.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·