Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dilaporkan menghubungi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebelum menghadiri Malaysia Agriculture, Horticulture and Agrotourism Show (MAHA) 2026. Komunikasi itu dilakukan saat Jokowi berada di Penang untuk menghadiri Penang Peace Dialogue.
Anwar mengungkapkan perihal tersebut melalui unggahan di akun IG pribadinya. Ia mengatakan sempat menghubungi Jokowi nan disebutnya sebagai sahabat lama sebelum menjalani agenda di MAHA 2026.
"Pagi ini, sebelum menghadiri MAHA 2026, saya sempat menghubungi sahabat lama saya nan juga mantan Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo," tulis Anwar, dikutip Senin (7/9/2026).
Anwar menjelaskan dirinya sebenarnya berambisi dapat berjumpa langsung dengan Jokowi di Penang. Namun, agenda nan telah dijadwalkan berbareng petani, peternak, dan organisasi agro dalam MAHA 2026 membikin pertemuan tersebut belum dapat dilakukan.
"Saya memohon maaf lantaran tidak dapat berjumpa langsung dengan Pak Jokowi di sana, mengingat adanya agenda nan telah dijadwalkan sebelumnya berbareng para petani, peternak, dan organisasi agro di MAHA 2026," kata Anwar.
Meski tidak berjumpa secara langsung, Anwar menyebut dirinya dan Jokowi tetap berganti pesan dalam suasana hangat. Dalam komunikasi tersebut, Anwar juga menyampaikan solidaritas kepada masyarakat Indonesia nan tengah menghadapi musibah letusan gunung berapi serta persoalan kabut asap.
"Saya juga menyampaikan solidaritas kepada saudara-saudara kita di Indonesia mengenai musibah letusan gunung berapi dan masalah kabut asap nan sedang dihadapi," ujarnya.
Anwar menegaskan hubungan Malaysia dan Indonesia tidak sebatas hubungan antarnegara tetangga. Menurut dia, kedua bangsa mempunyai ikatan sejarah, budaya, dan persaudaraan nan kuat.
"Jabatan dan posisi bisa berubah, namun persahabatan dan rasa saling menghormati bakal tetap terjaga," tulisnya.
Terakhir, Anwar berambisi hubungan baik tersebut terus dipertahankan meski terjadi perubahan posisi dan kedudukan di kedua negara.
"Insya Allah, ikatan ini bakal terus dipelihara demi kesejahteraan rakyat kedua negara serta demi perdamaian dan kemakmuran kawasan," pungkas Anwar.
(tfa/tfa)
[Gambas:Video CNBC]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·