Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengaku telah mengirimkan surat kepada Presiden RI Prabowo Subianto, untuk meminta support terhadap kasus investasi di perusahaan Indonesia.
Investasi dimaksud adalah investasi Lembaga Pembangunan Tanah Federal (Federal Land Development Authority/Felda) Malaysia, nan dilakukan saat era kepemimpinan Perdana Menteri Malaysia Nazib Razak, di perusahaan minyak sawit mentah (CPO) asal Indonesia PT Eagle High Plantations Tbk.
"Saya telah menulis surat kepada Presiden Prabowo Subianto, meminta beliau untuk memandang juga masalah ini," kata Anwar dalam pernyataan seperti dikutip dari Antara, Senin (24/8).
Anwar Ibrahim tidak merinci mengenai kasus tersebut, namun dia mengatakan andaikan persoalan ini tidak ditangani, maka kerugian nan dapat didera Felda akibat keputusan manajemen sebelumnya itu bisa mencapai 2,5 miliar ringgit alias setara Rp11 triliun (kurs saat ini).
Menurut laporan, Felda, selaku lembaga pemerintah Malaysia nan bergerak di bagian pemukiman untuk penduduk miskin, hingga saat ini belum bisa mendapatkan biaya investasinya kembali, lantaran perusahaan EHP mempersoalkan di pengadilan Indonesia.
Felda disebut hanya bakal dapat pengembalian biaya sebanyak 200 juta ringgit alias sekitar Rp 876 miliar dari total investasinya.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·