Pagi di Rasuna Said, Minggu (7/6), terasa lebih pelan dari biasanya. Jalanan nan pada hari kerja dipenuhi kendaraan dan langkah para pekerja berubah menjadi ruang untuk berolahraga. Di bawah deretan gedung tinggi, tampak penduduk melangkah santai, berlari, hingga bersepeda menikmati Car Free Day (CFD) nan kembali digelar di area tersebut.
Tak hanya penduduk sekitar, sejumlah penduduk dari luar Jakarta juga tampak antusias datang ke CFD Rasuna Said. Kehadiran jalur LRT nan terhubung langsung dengan area itu membikin akses menuju letak terasa lebih mudah dan terjangkau.
Sejak mentari belum tinggi, penduduk sudah memadati jalur CFD Rasuna Said. Ada nan melangkah santuy berbareng keluarga, berlari dengan earphone terpasang di telinga, hingga bersepeda menyusuri jalanan nan untuk beberapa jam terbebas dari kendaraan bermotor.
Di sela langkah para pelari dan pesepeda, bunyi tanjidor terdengar mengalun dari perspektif jalan. Dentuman gendang dan gong berpadu dengan tiupan perangkat musik unik Betawi, menciptakan suasana nan hangat. Tak jauh dari sana, ondel-ondel melangkah perlahan menyapa penduduk nan berakhir sejenak untuk berfoto.
Bagi sebagian warga, kehadiran CFD Rasuna Said menghadirkan pilihan baru selain area Sudirman–Thamrin alias Gelora Bung Karno (GBK) nan selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga akhir pekan.
Nova (44), misalnya, datang dari Pondok Gede, Bekasi, untuk mencoba suasana CFD di Rasuna Said. Pagi itu, dia baru melangkah kaki sekitar 20 menit saat ditemui kumparan di lokasi.
“Barusan sih, baru 20 menit nan lalu. Seringnya di GBK, tapi saya nggak lari, saya hanya jalan aja,” kata Nova.
Biasanya, dia berolahraga di area GBK. Namun kali ini, dia memilih datang ke Rasuna Said menggunakan LRT. Menurutnya, akses transportasi publik membikin letak CFD baru ini terasa lebih mudah dijangkau.
“Bagus sih. Pernah juga CFD nan di Sudirman. Ini sih menurut saya, jika dengan adanya LRT, saya lebih terjangkau. Dan untuk tambahan ruang terbuka ini, saya bisa lebih menikmati lah jika di sini. Kalau di Sudirman kan lebih padat ya,” ujar Nova.
Kemudahan akses transportasi menjadi salah satu argumen penduduk dari luar Jakarta mulai mencoba CFD Rasuna Said. Nova mengaku perjalanan menuju letak terasa praktis lantaran bisa turun langsung di Stasiun LRT Setiabudi.
“Iya, jika saya sih lebih mudah. Sebenarnya jika di Sudirman juga bisa sih lantaran sampai Dukuh Atas, tapi jika di sini saya tadi turun di Setiabudi,” katanya.
Menurut Nova, suasana CFD Rasuna Said juga terasa lebih nyaman lantaran belum sepadat area Sudirman–Thamrin.
“Iya, tapi lantaran baru nyobain ini sih. Baru pertama nih ke sini,” ucapnya.
Meski begitu, dia menilai jam operasional CFD nan dimulai pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB sudah cukup sesuai dengan kondisi area tersebut nan dekat dengan gereja dan rumah sakit.
“Menurut saya sih sudah. Karena di sini kan banyak ada rumah sakit ya jika saya lihat ada beberapa. Mungkin di jam 9 lebih tepat untuk selesainya,” kata Nova.
“Enak di sini daripada di GBK jika menurut saya. Kalau GBK kan memang tempat lebih tepat buat olahraga ya. Kalau di sini kan lantaran mungkin banyak fasum lain jadi memang kudu menyesuaikan jamnya,” sambungnya.
Antusiasme serupa juga dirasakan Nindy (38). Warga nan bekerja dan tinggal di sekitar area itu mengaku sudah dua kali mengikuti CFD Rasuna Said. Jika sebelumnya dia datang untuk melangkah kaki, kali ini dia memilih bersepeda.
Menurutnya, pembukaan jalur CFD baru di Rasuna Said membantu mengurangi kepadatan di Bundaran HI nan selama ini dipenuhi penduduk setiap akhir pekan.
“Mengurangi kepadatan di sana sih. Di CFD nan di Thamrin kan udah padat banget tuh. Kayaknya buat gowes itu agak sempit ya lantaran lebih banyak, udah rame banget nan lari. Jadi jika di sini sih tetap agak lengang sih jika buat sepeda,” ujarnya.
Sebagai pesepeda nan cukup sering berolahraga di area Thamrin, Nindy merasakan perbedaan suasana nan cukup jelas ketika bersepeda di Rasuna Said.
“Lebih lengang di sini sih. Untuk nan baru kedua kali ini, sejauh ini nyaman. Lebih nyaman di sini,” katanya.
Pagi itu, Nindy keluar dari kosnya sekitar pukul 06.00 WIB untuk menikmati suasana CFD. Menurutnya, sejauh ini penyelenggaraan CFD Rasuna Said melangkah cukup baik dan nyaman untuk warga.
“Sementara cukup sih, lantaran baru dua kali kan ya, belum terlalu kelihatan. Sejauh ini sudah baik ya, nyaman-nyaman aja,” ucapnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·