Ankat Prut, Rahasia Perempuan Jawa Mengendalikan Kesuburan di Abad ke-19

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Antara 1887 dan 1893, ginekolog Belanda C.H. Stratz bekerja di Surabaya dan Batavia, dan terus mendengar cerita bahwa para dukun Jawa sanggup membikin seorang wanita berakhir subur. Rahasianya rupanya tersimpan di kembali satu istilah berarti ganda, ankat prut, nan bisa berfaedah pijatan biasa seusai melahirkan alias manipulasi rahim untuk mencegah kehamilan. Lewat kasus-kasus pasiennya, Stratz menyimpulkan tekniknya berupa retrofleksi rahim nan sengaja ditimbulkan lewat aktivitas tangan dari luar. Inilah kisah pengetahuan reproduksi milik wanita Jawa nan nyata meski berisiko, dan nan kemudian terhapus dari ingatan ketika makna kata dukun menyempit menjadi sekadar urusan magis.

Halaman titel Die Frauen auf Java: Eine gynäkologische Studie karya Dr. C.H. Stratz, terbit di Stuttgart oleh Ferdinand Enke pada 1897. Dari kitab inilah seluruh catatan tentang ankat prut berasal. Dok. Istimewa.

Dunia persalinan nan bukan milik dokter

Satu Istilah untuk Dua Hal nan Sangat Berbeda

Anggota Komunitas Wiji Kendeng dari masyarakat Sedulur Sikep memukul lesung dengan alu saat tradisi Jamasan Kendeng di Desa Gadudero, Sukolilo, Pati, Jateng, Senin (22/6/2026). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO

"Sebuah julukan nan juga dipakai untuk usapan nan sepenuhnya tidak rawan di wilayah pinggang saat masa nifas. Dengan langkah demikian, tidak pernah bisa dipastikan apa nan sebenarnya dimaksud sang dukun dengan Ankat prut dalam suatu kasus."

Sembilan perawat Jawa di Semarang. Foto ini memperlihatkan sisi lain dari bumi persalinan di masa kolonial, ialah wanita pribumi nan bekerja di jalur resmi, berdampingan dengan para dukun nan saat itu menguasai sebagian besar kelahiran di Jawa. (Sumber: Collectie Wereldmuseum, dulu Tropenmuseum, via Wikimedia Commons)

Kasus 1888

"Rahasia dukun untuk menimbulkan kemandulan terletak pada retrofleksi rahim nan ditimbulkan secara buatan melalui aktivitas tangan dari luar."

Seberapa Manjur Sebenarnya?

"Pengembalian rahim itu sangat susah dan sering gagal, tetapi kehamilan tetap kerap terjadi jika para wanita percaya pada skill itu."

Ilmu nan Terhapus dari Ingatan

"Dengan senang hati saya akui juga bahwa dalam perihal ini saya telah belajar banyak dari para kolega wanita berkulit kecokelatan itu."

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan