Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, meminta Polda Jawa Barat mengusut tuntas kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinisial YTT (29) di Bandung oleh pacarnya Taufik Hidayat.
Aboe Bakar menilai, kasus tersebut merupakan kejahatan serius nan kudu ditangani secara maksimal lantaran menyangkut perampasan kemerdekaan seseorang dan dugaan penganiayaan berat.
“Ini adalah tindakan nan sangat bandel dan di luar pemisah kemanusiaan. Menyekap seseorang selama tiga tahun dan menganiayanya hingga luka berat di bagian kepala serta wajah bukan lagi sekadar penganiayaan biasa, ini adalah kejahatan luar biasa terhadap martabat dan kemerdekaan seorang manusia,” tegas Aboe Bakar dalam keterangannya Rabu (24/6).
Legislator nan bekerja di Komisi III DPR itu mengapresiasi langkah sigap Polda Jabar nan telah menangkap pelaku. Namun, dia meminta interogator mengawal proses norma hingga tuntas dan menerapkan pasal berlapis.
“Saya minta Kapolda Jabar beserta jejeran interogator di lapangan untuk mengawal penuh kasus ini. Terapkan pasal berlapis, mulai dari pasal perampasan kemerdekaan seseorang alias penyekapan nan ancamannya sangat berat lantaran mengakibatkan luka berat, digabung dengan pasal penganiayaan berat,” ujar mantan Sekjen PKS tersebut.
Menurut Aboe, perhatian tidak hanya kudu diberikan pada proses norma terhadap pelaku, tetapi juga pada pemulihan korban nan mengalami luka bentuk dan trauma psikologis akibat penyekapan nan berjalan bertahun-tahun.
“Selain penegakan norma nan tegas kepada pelaku TH, korban YTT kudu mendapatkan perlindungan bentuk absolut serta pendampingan psikologis berupa trauma healing nan intensif. Komisi III bakal terus memantau perkembangan kasus ini agar korban mendapatkan keadilan nan seadil-adilnya,” katanya.
Pelaku Sudah Ditangkap
Sebelumnya, Polda Jawa Barat telah menangkap Taufik di wilayah Majalaya. Terlihat Taufik ditangkap dan dibawa dengan mobil. Saat ditangkap dia mengenakan jaket berwarna hitam.
Kedua tangan Taufik diborgol menggunakan cable ties berwarna kuning. Ia tidak bisa mengelak saat ditangkap.
Kasus ini terungkap setelah family korban menerima pesan WA dari nomor tak dikenal nan menginformasikan bahwa YTT berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dalam kondisi terluka.
Korban sempat lenyap kontak dengan family selama sekitar tiga tahun. Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka serius dan langsung menjalani perawatan medis.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·