Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, mendesak Polda Metro Jaya mengusut tuntas kematian Sutrimo nan diduga merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.
Bimantoro nan juga personil Panja Pengawasan Komisi III DPR meminta penyelidikan dilakukan secara sigap dan transparan untuk memberikan kepastian norma kepada family korban dan masyarakat.
“Saya minta Polda Metro Jaya bergerak sigap dan usut tuntas! Jangan biarkan kasus ini mengambang. Jika memang tidak ada unsur pidana, umumkan secara terbuka berasas bukti ilmiah. Namun, jika ada indikasi tindak pidana, seret pelakunya ke proses norma tanpa kompromi,” tegas Bimantoro dalam keterangannya, Senin (27/7).
Bimantoro juga menyoroti kondisi korban saat ditemukan meninggal bumi dengan mulut dan hidung berbusa. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam proses penyelidikan.
“Hal unik nan perlu diperhatikan adalah kondisi korban saat meninggal dengan mulut dan hidung berbusa. Hal tersebut banyak terjadi dalam kasus pembunuhan dengan racun,” kata Bimantoro.
Ia menilai lambatnya penanganan perkara dapat membuka ruang munculnya beragam spekulasi di tengah masyarakat.
“Setiap detik penundaan tanpa kejelasan status norma hanya bakal memicu spekulasi liar. Penyelidikan kudu komprehensif, objektif, dan hasilnya dibuka ke publik secara jujur sesuai kebenaran hukum,” lanjutnya.
Bimantoro juga meminta abdi negara penegak norma menjaga profesionalitas dan tidak bekerja di bawah tekanan pihak mana pun.
“Hormati proses hukum, tapi ingat, norma tidak boleh jalan di tempat. Kita mendesak kepolisian memberikan kepastian dan keadilan secepat-cepatnya, baik bagi family korban maupun publik,” pungkas Bimantoro.
Adapun Polda Metro Jaya tetap menyelidiki kematian Sutrimo. Ia ditemukan tidak sadarkan diri di laman Mordent Aesthetic Clinic di Jalan Kramat Pela No 208, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7).
Sutrimo kemudian dievakuasi ke RS Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan. Namun, saat tiba di rumah sakit, dia dinyatakan meninggal dunia.
Belum diketahui perincian identitas Sutrimo. Informasi nan beredar, Sutrimo adalah kepala rumah tangga eks Jampidsus Febrie Ardiansyah. Polisi belum memberikan keterangan soal itu.
Pengacara Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, mengaku belum mengetahui info mengenai identitas Sutrimo nan disebut sebagai Karumga eks Jampidsus tersebut.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·