Anggota DPR: Banyak APH Iri dengan Penghasilan Hakim

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi III DPR Benny Utama menyoroti peningkatan penghasilan hakim nan dinilainya cukup signifikan. Menurut dia, peningkatan kesejahteraan tersebut kudu diimbangi dengan integritas serta pengawasan nan semakin ketat.

Benny menilai kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk memastikan terciptanya pengadil nan berintegritas.

“Untuk Komisi Yudisial saya memandang sebenarnya penekanan dari tugas-tugas KY itu sendiri sebenarnya gimana menciptakan hakim-hakim nan mempunyai integritas. Itu ke sana Pak,” kata Benny dalam rapat dengan Sekretaris MA dan Sekjen KY di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (31/8/2026).

Menurut Benny, program KY ke depan kudu diarahkan untuk memperkuat pengawasan terhadap hakim. Terlebih, keahlian pengadil dinilai kudu semakin baik seiring dengan peningkatan penghasilan dan akomodasi nan diterima.

“Bagaimana kita melakukan pengawasan nan ketat ya terhadap hakim-hakim kita. Kemudian gimana kita selalu berikan pelatihan-pelatihan terhadap hakim-hakim kita, ya apalagi terakhir ini pengadil itu sudah mendapatkan akomodasi nan cukup dari negara,” ujarnya.

Benny juga menyoroti besarnya akomodasi dan penghasilan nan diterima hakim. Menurut dia, kondisi tersebut apalagi memunculkan rasa iri dari abdi negara penegak norma (APH) lainnya.

“Banyak itu APH-APH lain nan iri dengan penghasilan pengadil akhir-akhir ini. Banyak nan bertanya kepada kawan-kawan di Komisi III ke kami, ‘Kok pengadil gajinya segini, pengadil pemula aja di Pengadilan Negeri sudah segini, kami nan sudah berdinas dengan golongan nan segini baru segini’,” kata Benny.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita