Liputan6.com, Jakarta - Pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mulai menunjukkan percepatan. Sejumlah kementerian dan lembaga telah menerima alokasi anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemerintah pusat untuk mendukung penyelenggaraan program pemulihan pascabencana.
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera pun mendorong seluruh pihak segera mengakselerasi program nan telah direncanakan dalam Rencana Induk (Renduk) PRRP Sumatera 2026–2028 agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Hingga 11 Juni 2026, sejumlah kementerian dan lembaga telah menerima alokasi anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dari Kementerian Keuangan. Di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), serta sejumlah kementerian lain nan mempunyai peran strategis dalam pemulihan infrastruktur, jasa dasar, ekonomi masyarakat, dan tata kelola pemerintahan di wilayah terdampak.
Realisasi anggaran tersebut menjadi modal krusial untuk mempercepat penyelenggaraan program pemulihan permanen nan telah disusun secara terpadu melalui Renduk PRRP Sumatera. Dokumen nan ditetapkan melalui Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun 2026 itu menjadi pedoman utama bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah wilayah dalam mengalokasikan anggaran serta melaksanakan aktivitas rehabilitasi dan rekonstruksi selama periode 2026–2028.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyambut positif mulai terealisasinya anggaran dari pemerintah pusat. Menurutnya, percepatan penyaluran anggaran kudu diikuti dengan percepatan penyelenggaraan program di lapangan agar proses pemulihan melangkah optimal.
"Alhamdulillah. nan sudah turun anggaran dari Kemenkeu kita sorong bekerja. nan belum turun kita sorong Kementerian/Lembaga (K/L) untuk mengusulkan ke Kemenkeu dan Kemenkeu percepat realisasi anggaran ke K/L,” kata Tito dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·