Dishub Rejang Lebong optimalkan pemeliharaan ribuan lampu jalan.
, REJANG LEBONG, – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, berupaya mengoptimalkan anggaran pemeliharaan nan terbatas untuk memperbaiki ribuan titik penerangan jalan umum (LPJU). Saat ini, terdapat lebih dari 3.200 titik lampu nan tersebar di 15 kecamatan di wilayah tersebut.
Kepala Dishub Rejang Lebong, HR Suryadi, mengungkapkan bahwa dari total titik tersebut, sebanyak 368 unit merupakan lampu median jalan nan sumber dayanya berasal dari listrik PT PLN maupun tenaga surya. Namun, perawatan seluruh aset itu kudu dilakukan dengan biaya nan sangat minim.
"Anggaran nan tersedia saat ini sebesar Rp130 juta untuk pemeliharaan selama satu tahun. Kami berupaya mengoptimalkan anggaran nan ada ini, lantaran secara kalkulasi untuk pemeliharaan lampu jalan sebanyak itu sebenarnya tidak mencukupi," kata HR Suryadi di Rejang Lebong, Kamis.
Skala Prioritas di Tengah Efisiensi
Suryadi menjelaskan, keterbatasan anggaran ini terjadi lantaran pemerintah wilayah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran di beragam sektor belanja. Menyikapi perihal tersebut, Dishub menerapkan skala prioritas dalam penggunaan biaya nan ada.
Pihaknya mengalokasikan sisa biaya tersebut untuk memperbaiki titik-titik lampu jalan nan mengalami kerusakan parah. Prioritas utama diberikan pada jalur-jalur nan dinilai rawan kecelakaan lampau lintas serta rawan terhadap tindak kejahatan.
"Kami menyadari bahwa lampu jalan ini memerlukan biaya pemeliharaan secara berkala lantaran sudah banyak nan mengalami kerusakan. Namun, di tengah efisiensi anggaran pemerintah wilayah saat ini, kami bakal maksimalkan biaya nan ada untuk memprioritaskan perbaikan di jalur-jalur rawan," tegasnya.
Imbauan untuk Masyarakat
Di sisi lain, Dishub Rejang Lebong juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga dan merawat akomodasi lampu jalan nan ada di lingkungan masing-masing. Partisipasi publik dinilai krusial untuk mencegah kerusakan maupun pencurian komponen lampu oleh oknum tidak bertanggung jawab.
"Kami mengharapkan masyarakat dapat menjaga lampu jalan ini, agar tidak dirusak alias lenyap lantaran dicuri orang. Komponen lampu jalan ini harganya cukup mahal, sehingga jika rusak alias lenyap perbaikan maupun pergantiannya memerlukan anggaran nan tidak sedikit," sebut HR Suryadi.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·