Andre Rosiade: Baru di Era Prabowo Haji Reguler di Hotel Bintang 5 Madinah

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Andre Rosiade. Foto: Dok. Gerindra

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Andre Rosiade, menyebut jemaah haji reguler Indonesia untuk pertama kalinya menempati hotel bintang 5 di Madinah pada musim Haji 2026.

“Pertama dalam sejarah, baru di era ini, baru di era Presiden Prabowo jemaah haji reguler ditempatkan di hotel bintang 5 di Madinah,” kata Andre Rosiade, Senin (18/5).

Pernyataan itu disampaikan Andre saat mengikuti Rapat Kerja Timwas Haji DPR RI berbareng Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah di Kantor Kadaker Madinah. Rapat dipimpin Ketua Timwas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu menjelaskan, pada musim Haji 1447 Hijriah alias 2026, sejumlah hotel berbintang 5 digunakan untuk menampung jemaah haji reguler Indonesia di Madinah.

Hotel-hotel tersebut antara lain Hilton Madinah, Dallah Taibah, Dar Al Eiman Intercontinental, Millennium Al Aqeeq, Maysan Al Harithia, Sofitel Shahd Al Madinah, Millennium Taibah, dan InterContinental Dar Al Hijra.

Andre mengatakan setidaknya terdapat 8.507 jemaah nan mendapatkan akomodasi hotel bintang 5 di Madinah.

"Nah, ada berapa hotel dipakai? Itu di Hotel Hilton Madinah itu ada 720 jemaah, di Hotel Dallah Taibah itu 1.360 jemaah, di Hotel Dar Al Iman Intercontinental ada 289 jemaah, di Hotel Millennium Al Aqiq 1.600 jemaah, di Hotel Mayson Al Harithiyah itu 1.300 jemaah, di Sofitel Shahad Al Madinah itu 1.052 jemaah," tutur dia,

"Di Millennium Al Aqeeq 1.600, di Mayson Al Harithiyah 1.300, Sofitel Al Madinah 1.052, lampau di Millennium Taiba 1.283, dan Intercontinental Dar Al Hijrah 903. Jadi ada 8.507 jemaah nan mendapatkan hotel bintang lima," jelas Ketua DPD Gerindra Sumbar itu.

Menurut Andre, seluruh hotel nan disewa pemerintah juga berada di area Markaziyah alias Ring Road. Lokasinya relatif dekat dengan Masjid Nabawi dengan jarak terjauh sekitar 700 meter.

Kondisi itu dinilai memudahkan jemaah dalam menjalankan ibadah selama berada di Madinah.

Andre menegaskan, peningkatan kualitas akomodasi tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia.

"Ini prestasi pertama kali dalam sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia, ada jemaah reguler mendapatkan hotel bintang lima. Itu patut diapresiasi bahwa terjadi perbaikan keahlian pelayanan nan dilakukan oleh Kementerian Haji," tandas Andre.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan