Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Bakauheni-Merak Masih Normal

Sedang Trending 6 hari yang lalu

KSOP Bakauheni juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi perairan Selat Sunda. Tim ditempatkan di sejumlah wilayah, termasuk Pulau Sebesi nan lokasinya relatif lebih dekat dengan Gunung Anak Krakatau.

Hingga Sabtu pagi, tim tersebut belum melaporkan adanya akibat erupsi nan mengganggu aktivitas pelabuhan maupun penyeberangan.

"Tim kami nan berada di area terdekat, ialah Pulau Sebesi, sementara ini tetap belum ada efek," kata Suratno.

Suratno juga menanggapi info nan beredar mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau nan disebut berakibat hingga wilayah Merak dan area lainnya.

Dia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai info tersebut sebelum terdapat laporan resmi dari lembaga berwenang.

"Kalau jenis saya, itu isunya seperti itu. Saya enggak bilang itu informasi," ujar Suratno.

Dia menjelaskan, info mengenai aktivitas vulkanik dan akibat erupsi merupakan kewenangan lembaga teknis terkait. KSOP, kata dia, berfokus pada aspek keselamatan dan operasional pelayaran.

"Kalau rilis resmi tentang gunungnya sebaiknya dari ESDM. Kami tidak ada kewenangan itu," katanya.

Potensi abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau juga menjadi perhatian petugas. Namun, hingga laporan tim diterima pada Sabtu awal hari, belum terlihat adanya abu vulkanik nan mengganggu aktivitas penyeberangan dari sisi Bakauheni.

"Kalau abu mungkin bakal ada efek, tapi laporan tim tadi awal hari tetap belum kelihatan," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita