Anak Krakatau Erupsi, Pengusaha Hotel di Carita Ungkap Efek Dahsyatnya

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Erupsi Gunung Anak Krakatau mulai terasa di sektor pariwisata Banten. Salah satu nan terdampak adalah kunjungan visitor ke area Pantai Carita.

Pengelola Hotel Lippo Carita Erwin Surya Winata mengatakan aktivitas kunjungan sempat tetap ramai ketika erupsi pertama terjadi. Kondisi tersebut kemudian berubah setelah info mengenai erupsi dan sebaran abu vulkanik mulai banyak beredar.

"Kalau hari Sabtunya tetap ramai. Cuman pada hari Minggunya memang agak sepi, lantaran kemungkinan baru memandang berita-berita nan menimbulkan keresahan. Kalau hari Sabtunya tetap ramai," kata Erwin kepada CNBC Indonesia, Selasa (8/9/2026).

Perubahan jumlah visitor tersebut terlihat cukup sigap dalam hitungan satu hari. Wisatawan nan sebelumnya sudah mempunyai rencana berpiknik sebagian tetap datang, sementara sebagian lainnya memilih membatalkan perjalanan.

"Kalau penurunannya nyaris 30%. Lumayan, soalnya banyak nan cancel juga ada, nan jadi juga ada," ujarnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pengaruh erupsi tidak serta-merta membikin seluruh visitor meninggalkan area wisata. Sebagian visitor tetap mempertahankan rencana perjalanan nan telah disusun sebelumnya, khususnya mereka nan tidak memerlukan waktu menginap.

Pola kunjungan visitor juga menjadi berbeda lantaran sebagian masyarakat datang untuk berekreasi tanpa bermalam. Situasi tersebut membikin akibat terhadap hotel tidak sepenuhnya sama dengan akibat terhadap jumlah kunjungan wisata secara keseluruhan.

"Kalau untuk visitor umum itu memang kebanyakan pada datang, lantaran dia nggak nginap. Jadi memang ada nan tetap datang, tidak menyurutkan ibaratnya visitor langsung sekaligus sepi," kata Erwin.

Ke depan, geliat pariwisata Carita tetap berjuntai pada perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan persepsi masyarakat terhadap keamanan kawasan. Pelaku upaya hotel sekarang menghadapi tantangan untuk meyakinkan visitor bahwa aktivitas wisata tetap dapat dilakukan dengan mengikuti ketentuan keselamatan.

"Kalau buat saat ini kemungkinan tetap agak ragu nan mau liburan, apalagi dari kemarin abu vulkaniknya terus menyebar sampai ke Jakarta, Bogor. Cuman buat hari ini abunya sudah reda. nan parah itu minggu," pungkas Erwin.

(fys/wur) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News